ADVANCED LEADERSHIP SEMINAR for SOUTHEAST ASIA (ALS-SEA) 2-5 Mei 2018 di Universitas Assumption, Suvarnabhumi, Bangkok

Pendahuluan

Universitas Katolik Widya Karya Malang tergabung dalam University Network for Digital Knowledge (UNDK) sejak tahun 2012. UNDK merupakan bagian dari United Board for Christian Higher Education in Asia yang berkantor di Hongkong. Walau telah lama tergabung dalam UBCHEA ini UKWK kurang aktif sehingga kurang mendapat perhatian dari lembaga tingkat Asia itu.

Baru setelah UKWK mengirimkan proposal penelitian Bamboo Grants Program UBCHEA mengirimkan undangan kepada UKWK untuk mengikuti seminar yang diselenggarakan oleh UBCHEA ini. Undangan itu datang bulan Maret 2018 dan segera saya jawab bahwa UKWK akan berpartisipasi walau belum tahu dari mana uang untuk terbang ke Bangkok.

ALS-SEA Bangkok

Seminar ini diikuti oleh 45 peserta dari tujuh negara (Kamboja:3, Myanmar:10, Thailand:6, Vietnam:4, Malaysia:1, Filipina:13 dan Indonesia:8). Pembicaranya ada 8, yakni dari Hongkong, Filipina, Sinapura, dan Thailand.

Hari Pertama, 2 Mei 2018

Programnya sangat ketat. Mulai tanggal 2 Mei jam 18:00 hingga 5 Mei jam 18:00. Diawali dengan sambutan dari Bruder Dr.Bancha Saenghiran, rektor magnificus dari Universitas Assumption yang diikuti dengan sambutan dari Dr.Angela Wai Ching Wong, Wakil Presiden dari United Board bidang program. Acara pembukaan ini ditutup dengan makan malam.

Pukul 19:30 mulai acara seminar dengan mendengarkan orientasi seluruh acara dari Dr.Hope Antone, Ketua program kegiatan dari United Board. Dilanjutkan dengan presentasi dari Dr.Perla Rizalina M Tayko tentang Introduction of Brain Map Self-ware. Dia adalah seorang konsultan di bidang Pengembangan Organisasi. Silakan mencari di google tentang Brain Map Selfpware. Sangat menarik.

Hari Kedua, 3 Mei 2018

Jam 07:00 para peserta menikmati sarapan. Pukul 08:00 acara seminar dimulai dengan renungan pagi oleh Dr.Hope Antone tentang whole person education yang mencakup aspek perkembangan spiritual.

Fase pertama dari seminar tentang Induction and Immersion: Leading the Whole Person Way. Tujuannya untuk (1) mengembangkan perspektif, paradigma dan proses baru dalam memimpin dan memanage perubahan dalam sistem manusia (human systems); dan (2) menemukan dan membedakan (mencermati) potensi kepemimpinan sebagai manusia utuh (whole person). Teori yang digunakan dalah Brain Map Self-ware.

Tahap pertama ini diisi dengan dua presentasi dari Dr.Perla Rizalina M Tayko, yakni Learning and Leading the Whole of Me (sesi 1) dan Leveraging and Living the Potentials of Me in My Position of Leadership Resource Person (sesi 2). Diakhir dengan makan siang pukul 12:30.

Fase kedua dari seminar ini tentang Interaction and Itiration. Tujuannya untuk (3) meng-up date dan menghargai tantangan-tantangan dan kesempatan bagi lembaga perguruan tinggi dan (4) memperluas dan memperdalam pemahaman dan konektivitas dari pelbagai dimensi atau wilayah dalam perguruan tinggi.

Tahap kedua ini diisi dengan presentasi dari Ms.Porntip Kanjananiyot, penasihat khusus South East Asian Ministers of Education Organizatuon Regional Center for Higher Education and Development (SEAMEO RIHED) tentang Issues, Challenges and Opportunities as well as Internationalization of Higher Education in Southeast Asia (sesi 3). Kemudian dilanjutkan dengan topik tentang Internationalization of Higher Educaation: What, Why, and How oleh Aj Glen Chatelier dari Universitas Assumption.

Acara hari ini diakhiri dengan Processing of Day oleh Dr.Perla Rizalina M Tayko dan diikuti dengan makan malam bersama di Suphapreuk Golf Course yang terletak kurang lebih 20 menit dengan bis dari Universitas Assumption.

Hari Ketiga, 4 Mei 2018

Dimulai dengan sarapan pukul 07:00 dan renungan pagi pukul 08:00. Hari ini diisi dengan presentasi dari beberapa nara sumber. Pertama, tentang Student Programs and Services Development in Information & Digital Age oleh Dr.Bervyn Lee dari Singapore Management University (SMU). Kedua, tentang Human Resource Development/Management (faculty and staff upgrade and professionalization) oleh mr.Christopher Mark Crawford dari Universitas Payap, Thailand. Ketiga, tentang Financial Management in Colleges and Universities- Managing for Success (bagian 1) oleh Mr.Louis Heung dari Hongkong (HSBC Provident Fund Trustee Limited). Keempat, Financial Management in Colleges and Universities- Managing for Success (bagian 2) oleh Mr.Louis Heung dari Hongkong (HSBC Provident Fund Trustee Limited).

Acara hari ini diakhiri dengan Processing of Day oleh Dr.Perla Rizalina M Tayko. Pada pukul 18:00 acara selesai. Semua peserta diberi kesempatan untuk menggunakan acara bebas. Setiap peserta diberi uang US$ 20 untuk jalan-jalan dan makan malam di luar. Ketika ditukar uang itu menjadi 620 Baht Thailand. Cukup untuk naik taksi pulang pergi dan makan malam.

Hari Keempat, 5 Mei 2018

Seperti hari-hari sebelumnya, dibuka dengan sarapan pukul 07:00 dan renungan pagi pukul 08:00. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa sesi.

Pertama, tentang Resource Development/Mobilization Strategies oleh Mr.Richard Cheng 9Executive Vice President dari United Board, Hongkong). Kedua, tentang Good Governance and Ethics in Higher Education oleh Bruder Dr.Sirichai Fonseka dari Universitas Assumption.

Akhirnya kami memasuki tahap ketiga, yakni tentang Integration and Reflection. Dalam tahap ini peserta diajak mengembangkan, menerapkan dan membangun suatu kerangka dan strategi untuk pengembangan dan transformasi sistem menyeluruh dalam suatu perguruan tinggi.

Topik ini diberikan dalam dua sesi, yakni menyangkut Strategic/Systematic Thinking and Action Planning dan tentang sharing of Action Plans oleh Dr.Perla Rizalina M Tayko.

Pada pukul 17:30 diadakan Closing Ceremony and Evaluation. Seluruh acara ditutup dengan makan malam bersama di The Foyer of Museum. Pada pukul 19:00 seluruh acara selesai.

Keesokan harinya, Minggu tanggal 6 Mei 2018 semua peserta meninggalkan lokasi seminar setelah menikmati sarapan pagi.

Penutup

Seminar ini sangat menarik karena memberikan informasi, pengetahuan, wawasan dan pengalaman baru bagi UKWK. Nara sumbernya berbobot dan berpengalaman di bidangnya.

Pertemuan dengan peserta lain dari tujuh negara Asean itu memperluas wawasan juga. Ada kesempatan bertukar kartu nama yang bisa digunakan untuk menindaklanjuti komunikasi dan dibangunnya kolaborasi dengan lembaga-lembaga mereka.

Bertemu dengan staf dari United Board for Christian Higher Education In Asia sungguh pengalaman berharga. Kita mengenal mereka dan mereka mengenal kita. Sangat menyenangkan bahwa mereka terbuka untuk bekerjasama dan membantu jika diperlukan.

Berpartisipasi dalam forum ini menjadi awal yang baik bagi UKWK untuk membangun jaringan dengan perguruan tinggi di Asean yang kelak bisa dikembangkan menjadi kerjasama dengan banyak perguruan tinggi lain di Asia dan dunia. UKWK sungguh bersyukur kepada Tuhan dan United Board yang mengundang untuk mengikuti acara ini. UKWK sudah mengirim email ucapan terima kasih kepada United Board atas undangan itu.

Malang, 7 Mei 2018

Albertus Herwanta, M.A.

Rektor Universitas Katolik Widya Karya Malang