Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Universitas Katolik Widya Karya 2019

Oleh: Tim Pilmapres UKWK 2019

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) merupakan sebuah program yang dijalankan sejak lama oleh Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti. Program ini bertujuan untuk peningkatan budaya berprestasi dan menghargai prestasi serta karya mahasiswa, termasuk model pembinaan di kalangan perguruan tinggi yang secara langsung atau tidak langsung mengangkat martabat mahasiswa serta perguruan tingginya. Program ini juga dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya dengan angka kompetisi yang selalu meningkat dan tema yang diusung pun berbeda pula. Tema tahun ini yang ditentukan adalah “Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs)”.

Universitas Katolik Widya Karya Malang pun turut berpartisipasi dalam program ini. Pada Januari 2019 Wakil Rektor III UKWK bidang Kemahasiswaan membentuk tim Pilmapres 2019 yang terdiri dari 4 dosen perwakilan setiap Fakultas yang ada di UKWK. Setelah dibentuk maka tim mulai bekerja untuk melakukan tahapan dalam pemilihan mahasiswa berprestasi untuk mewakili UKWK pada tingkat kompetisi di tingkat LLDIKTI Wilayah VII hingga ke tingkat Nasional. Tahapan yang disusun oleh tim Pilmapres UKWK sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahapan tersebut diantaranya seleksi tingkat Fakultas, pembekalan dan pendampingan, seminar dan presentasi, seleksi tingkat universitas, dan terakhir adalah pembuatan video peserta terpilih seleksi universitas.

Seleksi awal yang adalah seleksi yang dilakukan oleh tingkat Fakultas untuk maju pada tahap berikutnya. Pada seleksi Fakultas ini terpilih empat orang perwakilan yaitu Jesica Bengu perwakilan dari Fakultas Ekonomi, Meredith Fiona Efendi perwakilan dari Fakultas Hukum, Yohanes Sri Aji perwakilan dari Fakultas Teknik, dan Vincentius Verdy Permana Putra perwakilan dari Fakultas Pertanian. Keempat perwakilan ini kemudian mengikuti tahap berikutnya yaitu workshop dan pendampingan dari tim Pilmapres 2019. Pada tahap ini, seluruh perwakilan mendapatkan pendampingan untuk mempersiapkan essay yang menjadi syarat utama dalam pilmapres. Para peserta mendapatkan pelatihan dan pendampingan penuh selama 4 hari berturut-turut dengan model karantina.

UKM bela negara Resimen Mahasiswa Mahasurya satuan 870 Turangga Ceta

UKM bela negara Resimen Mahasiswa Mahasurya satuan 870/Turangga Ceta kembali telah mencetak anggota baru sejumlah 9 orang yang tergabung dalam latsar 73. Sebelum resmi menjadi anggota menwa, para camen (calon menwa) harus menempuh pendidikan dasar (diksar) yang dimulai pada tanggal 20 Januari 2019 hingga 3 Februari 2019 di Puslatpur Marinir Purboyo Malang. Namun, sebelum melaksanakan pendidikan dasar para camen melakukan pra-diksar selama 3 hari bersama dengan ITN (Institut Teknologi Nasional) dan UNISMA (Universitas Islam Malang) untuk melatih kesiapan serta tidak kaget saat dihadapakan dengan diksar sesungguhnya.

21 Januari 2019 para camen diberangkatkan menuju PLT marinir dan melaksanakan upacara pembukaan didampingi dengan para pelatih dari marinir. Setelah upacara pembukaan kegiatan diksar ini resmi dibuka dan para camen menjalani pelatihan selama 2 minggu bersama dengan marinir. Seperti layaknya militer, para camen dididik secara displin dan diajarkan untuk menerapkan panca dharma satya di kehidupan. Selain kegiatan fisik, camen juga dibekali dengan materi-materi wawasan kebangsaan dan  bela negara, PBB, PPM  dan materi lain seperti cara membaca peta tanpa kompas, survival/cara bertahan hidup saat berada dihutan maupun dilaut, bongkar pasang senjata laras panjang dan pistol, taktik regu senapan, mountenering, dll.

Hari ke-2 camen dibawa ke lapangan tembak puslatpur untuk latihan menembak. Selain itu, para camen juga diajak menuju pantai nganteb untuk latihan balik perahu karet dan menyelamatkan diri saat berada di laut dengan alat-alat seadanya untuk bertahan hidup. Pada hari ke-12 camen melaksanakan kegiatan LIMED (Lintas Medan) sejauh  menuju ke pantai nganteb. Tujuan LIMED adalah untuk melatih kemampuan dalam mengurus diri sendiri, memberi semangat pada diri sendiri agar kuat berjalan mencapai finish, memberanikan diri untuk menanggung resiko apapun setelah melakukan LIMED itu selesai dan melakuan sendiri apa yang diperlukan. Dalam LIMED peserta dibagi menjadi kelompok dan setiap kelompok dibekali peta tanpa kompas serta menghitung langkah untuk mencapai tiap CP (check point). Ditengah perjalan peserta diberhentikan disebuah hutan untuk melaksanakan sholat jumat dan makan siang dengan menerapkan materi survival yang telah dirima. Setelah selesai camen berjalan kembali menelusuri hutan dan menyeberangi sungai untuk menuju kepantai nganteb. Sekitar jam 15.00 para camen sudah sampai dan mendirikan bivak untuk beristirahat. Kegiatan masih berlanjut, pada hari ke-13 peserta diksar sudah persiapan untuk pembaretan yaitu mencari baret yang sengaja dikubur ditepi pantai nganteb. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan jiwa korsa dan kebersamaan para camen terhadap sesama.Hari terakhir pendidikan peserta melaksanakan upacara penutupan sekaligus pemberian baret dan para camen resmi menjadi menwa. Kegiatan ini sangat diperlukan bagi para generasi muda karena dengan semboyan menwa “Widya Chastrena Dharma Sidha” yang artinya “penyempurnaan kewajiban dengan ilmu pendidikan dan kemiliteran” mampu menyiapkan fisik, mental serta berwawasan kebangsaan agar mampu melaksakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai wadah penyaluran potensi dalam rangka menwujudkan hak dan kewajiban bela negara dan memepersiapkan potensi mahasiswa sebagai bagian dari potensi rakyat dalam sistem pertahanan rakyat semesta (SISHANRATA).

Kreatif Dengan Modal Tempe

BMF Pertanian atau Badan Mahasiswa Fakultas pertanian kembali mengadakan program tahunan fakultas pertanian yaitu lomba diversifikasi pangan pada hari sabtu, 16 februari 2019 kemarin. Lomba diversifikasi pangan tahun 2019 ini mengusung tema tentang tempe.

Lomba ini diikuti oleh 14 tim yang beranggotakan 3 orang dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) sekota Malang. Menurut Maria Melita selaku ketua pelaksana lomba diversifikasi pangan, tema tempe diambil karena Universitas Katolik Widya Karya Malang khususnya Fakultas Pertanian ingin mengangkat nilai jual tempe dan pengolahan tempe yang lebih modern. Seperti yang kita ketahui, saat ini Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia.

Tempe sendiri merupakan salah satu makanan yang digemari oleh semua kalangan masyarakat di Indonesia. Namun, pemahaman masyarakat Indonesia dalam mengolah tempe sangatlah kurang. Olahan tempe yang dikenal masyarakat Indonesia hanya sebatas tempe yang digoreng atau dibumbui, serta dalam bentuk keripik saja. Maka dari itu, BMF Pertanian mengadakan program perlombaan bagi siswa/siswi SMA sekota Malang yang bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui berbagai macam ide dan kreativitas siswa/siswi dalam bidang pengolahan makanan berbahan dasar tempe. Selain itu, program ini juga dimanfaatkan oleh BMF Pertanian sebagai ajang promosi Fakultas Pertanian yang ada di Universitas Katolik Widya Karya Malang.

Safari Kampus Universitas Widya Mandala Surabaya

Safari kampus atau kunjungan Universitas yang diadakan oleh Universitas Widya Mandala Surabaya merupakan acara yang menarik bagi Universitas Widya Karya Malang. Safari kampus ini di ketuai oleh Floren dari mahasiswa Universitas Widya Mandala Surabaya. Acara safari kampus di selenggarakan pada tanggal 14 Februari 2019 dan di mulai pukul 10.00 – 12.00 WIB. WIB.

Menurut Floren selaku ketua pelaksana merasa terkejut dan kagum ketika berkunjung ke Universitas Widya Karya, karena dari tiga Universitas yang saat ini di kunjungi oleh Floren, Widya Karya adalah Universitas yang paling welcoming dengan beberapa persiapan yang matang, dimulai dari BMU menyambut teman-teman dari Universitas Widya Mandala di pintu depan dan kemudian mengajak berkeliling sekitar kampus Widya Karya, serta memberikan beberapa penampilan dari teman-teman kesenian. Anggota dari Universitas Widya Mandala yang mengikuti kunjungan berjumlah 16 dari BPMU, 9 dari BMU, dan 2 dosen Universitas Widya Mandala.

Untuk persiapan kunjungan kampus ini melalui proses yang cukup lama melalui beberapa kali rapat, pemilihan universitas, karena sebelumnya Universitas Widya Mandala berkunjung ke Jakarta, Jogja, Semarang, dan mencoba untuk memilih Universitas yang terdekat dengan Surabaya yaitu Universitas di Malang salah satunya Universitas Widya Karya Malang. (CPTPA)

Program Kerja BMF Teknik Kunjungan Industri

Latar Belakang

Badan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Katolik  Widya Karya Malang adalah salah satu wadah aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam 3 jurusan, yaitu SI Teknik Mesin, SI Teknik Sipil dan DIII Sistem Informasi. Salah satu kegiatan Badan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Katolik  Widya Karya Malang adalah kegiatan kunjungan industri. Kegiatan tersebut diisi dengan kunjungan industri dan study banding sebagai salah satu  metode pembelajaran.

Pada tahun 2018, kunjungan industri direncanakan di  PT Indiratex Spindo. Melalui kegiatan kunjungan industri ini diharapkan mahasiswa memiliki kesempatan untuk menggali informasi, mendapatkan data dan permasalahan yang ada. Pengalaman dan pengetahuan selama kunjungan industri akan memperkaya pengetahuan dan wawasan di dunia industri. Permasalahan dan kesenjangan yang ada dapat digunakan sebagai bahan diskusi dan tugas  mahasiswa untuk menyelesaikan dengan teori yang relevan.

 

Tujuan

  1. Memahami ilmu pengetahuan dan terapan di perkuliahan dan dunia kerja .
  2. Mengetahui kebutuhan teknologi sistem informasi di industri dan dunia kerja.
  3. Mengetahui proses produksi dan pemanfaatan teknologi informasi.
  4. Menjalin kerjasama Universitas Katolik Widya Karya Malang dengan PT Indiratex Spindo.

 

Bentuk Kegiatan

Kunjungan Industri dan Study Banding

 

Peserta Kegiatan

Mahasiswa/i Fakultas Teknik (Teknik Mesin, Teknik Sipil, Manajemen Informatika) dan Dosen Fakultas Teknik.

 

Hasil yang Dicapai

Setelah kegiatan ini diharapkan Mahasiswa/i Fakultas Teknik :

  1. Memeroleh pengetahuan dari industri dan penerapannya, sehingga memotivasi untuk lebih giat belajar dan meng-up date  ilmu pengetahuan secara terus-menerus.
  2. Mempersiapkan diri untuk meningkatkan kemampuan hard skill dan soft skill menghadapi dunia kerja.
  3. Meningkatkan kreatifitas dan daya nalar untuk menghadapi permasalahan, utamanya kesenjangan ilmu pengetahuan yang diterima di bangku kuliah dan industri.
  4. Mengembangkan kemampuan dan kemauan untuk berinovasi dan berkembang dalam bidang keteknikan.

 

Waktu dan Tempat

Hari, Tanggal        : Rabu, 26 September 2018

Waktu                    : 07.00 WIB – selesai

Tempat                  : PT Indiratex Spindo

Jl. Raya Randuagung KM.75, Singosari Kode Pos 65153

Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah PNS Dosen Dan Administrasi Kopertis Wilayah VII

Bertempat di Kantor Kopertis Wilayah VII, Koordinator memimpin acara pelantikan dan pengambilan sumpah PNS di lingkungan Kopertis Wilayah VII pada hari Kamis tanggal 19 Juli 2018. Kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah PNS ini diikuti oleh 27 CPNS yang terdiri dosen dan administrasi di Lingkungan Kopertis Wilayah VII.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pejabat struktural dan staf administrasi di Kantor Kopertis Wilayah VII. Pada kegiatan ini, pimpinan Perguruan Tinggi tempat dosen PNS akan melaksanakan tugas tri dharma perguruan tinggi juga diundang untuk menyaksikan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah.

Salah satu (1) dari Dosen PNS yang dilantik adalah Dosen Universitas Katolik Widya Karya Malang adalah : Bapak Benedictus Sonny Yoedono, S.Pd., M.T. (Dosen Fakultas Teknik Sipil yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik)

Pelatihan Surveyor di UPT PELATIHAN KERJA Singosari

Pada bulan Maret sampai dengan April 2018 dilaksanakan pelatihan Surveyor di UPT Pelatihan Kerja Singosari (dahulu BLK Singosari). Pelatihan ini merupakan realisasi kesepakatan kerjasama yang telah dilakukan Fakultas Teknik UKWK dengan UPT Pelatihan Kerja Singosari.

Pelatihan ini diikuti oleh 20 orang mahasiswa Jurusan Teknik Sipil UKWK. Selama 2 (dua) bulan mahasiswa dilatih untuk memiliki kompetensi di bidang surveyor dengan materi antara lain: menguasai penggunaan alat surveyor, melakukan pengukuran (stake out), mendiagnosa gambar kerja, dan melaksanakan prosedur kerja K3 dan lingkungan.

Kegiatan ini merupakan kegiatan pelatihan kedua, setelah pada tahun 2017 diadakan pelatihan Drafter bagi mahasiswa Fakultas Teknik. Direncanakan kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan setiap tahun akademik, selain itu juga dimungkinkan untuk melakukan kerjasama dalam bentuk lain yang dapat bermanfaat bagi pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa.

Kuliah Tamu Fakultas Teknik

Pada hari Kamis, 5 Juli 2018 bertempat di Aula St. Thomas Aquino diadakan Kuliah Tamu Fakultas Teknik yang menghadirkan Prof. Ir. Hadi Sutanto, MMAE, Ph.D (Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta). Tema Kuliah Tamu kali ini adalah ”Life Cycle Analysis (LCA)”. LCA adalah salah satu metode yang digunakan untuk mengevaluasi konsumsi energi dan bahan mentah, emisi yang dikeluarkan ke lingkungan, dan limbah lainnya yang berkaitan dengan siklus hidup suatu produk atau sistem. Siklus hidup suatu produk atau sistem adalah siklus dari mulai produk itu tidak ada atau masih berupa bahan mentah yang ada di alam, kemudian diproses menjadi produk, sampai produk itu tidak bisa digunakan lagi dan menjadi limbah padat yang dibuang ke alam.

Kegiatan ini dihadiri oleh segenap dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik dan Pertanian UKWK.

Workshop tentang implementasi perencanaan jembatan dalam KJI (Kompetensi Jembatan Indonesia)

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan membuka wawasan mahasiswa jurusan teknik sipil tentang perencanaan jembatan dan implementasinya. Harapannya dengan pengetahuan tentang jembatan yang diketahui mahasiswa, antusiasme mengikuti KJI dapat meningkat.

KJI merupakan kompetisi tahunan yang dilaksanakan oleh dikti dengan peserta seluruh mahasiswa teknik sipil universitas seluruh Indonesia. Tahun 2017 menjadi tahun pertama mahasiswa sipil UKWK mengikuti kompetisi ini, namun masih kurangnya wawasan dan pengalaman mahasiswa dalam kompetisi ini menjadi satu faktor utama belum lolosnya proposal yang dikirimkan. Sehingga diadakan workshop tentang implementasi perencanaan jembatan dalam KJI.

Pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan ini adalah

  1. Prof. Tavio, ST.,MT.,PhD (Institut teknologi sepuluh November)
  2. Dr. Ir. Agnes H. Patty, MT (UNIKA widya Karya)
  3. Dr. Nawir Rasidi, ST.,MT (Politeknik Negeri Malang)

Sasaran Workshop ini tidak hanya diperuntukan bagi mahasiswa sipil UKWK, namun juga mengundang mahasiswa dari berbagai kampus di wilayah jatim dengan memanfaatkan kerjasama BMJ Teknik Sipil dengan FKMTSI (forum komunikasi mahasiswa teknik sipil indonesia).

ADVANCED LEADERSHIP SEMINAR for SOUTHEAST ASIA (ALS-SEA) 2-5 Mei 2018 di Universitas Assumption, Suvarnabhumi, Bangkok

Pendahuluan

Universitas Katolik Widya Karya Malang tergabung dalam University Network for Digital Knowledge (UNDK) sejak tahun 2012. UNDK merupakan bagian dari United Board for Christian Higher Education in Asia yang berkantor di Hongkong. Walau telah lama tergabung dalam UBCHEA ini UKWK kurang aktif sehingga kurang mendapat perhatian dari lembaga tingkat Asia itu.

Baru setelah UKWK mengirimkan proposal penelitian Bamboo Grants Program UBCHEA mengirimkan undangan kepada UKWK untuk mengikuti seminar yang diselenggarakan oleh UBCHEA ini. Undangan itu datang bulan Maret 2018 dan segera saya jawab bahwa UKWK akan berpartisipasi walau belum tahu dari mana uang untuk terbang ke Bangkok.

ALS-SEA Bangkok

Seminar ini diikuti oleh 45 peserta dari tujuh negara (Kamboja:3, Myanmar:10, Thailand:6, Vietnam:4, Malaysia:1, Filipina:13 dan Indonesia:8). Pembicaranya ada 8, yakni dari Hongkong, Filipina, Sinapura, dan Thailand.

Hari Pertama, 2 Mei 2018

Programnya sangat ketat. Mulai tanggal 2 Mei jam 18:00 hingga 5 Mei jam 18:00. Diawali dengan sambutan dari Bruder Dr.Bancha Saenghiran, rektor magnificus dari Universitas Assumption yang diikuti dengan sambutan dari Dr.Angela Wai Ching Wong, Wakil Presiden dari United Board bidang program. Acara pembukaan ini ditutup dengan makan malam.

Pukul 19:30 mulai acara seminar dengan mendengarkan orientasi seluruh acara dari Dr.Hope Antone, Ketua program kegiatan dari United Board. Dilanjutkan dengan presentasi dari Dr.Perla Rizalina M Tayko tentang Introduction of Brain Map Self-ware. Dia adalah seorang konsultan di bidang Pengembangan Organisasi. Silakan mencari di google tentang Brain Map Selfpware. Sangat menarik.

Hari Kedua, 3 Mei 2018

Jam 07:00 para peserta menikmati sarapan. Pukul 08:00 acara seminar dimulai dengan renungan pagi oleh Dr.Hope Antone tentang whole person education yang mencakup aspek perkembangan spiritual.

Fase pertama dari seminar tentang Induction and Immersion: Leading the Whole Person Way. Tujuannya untuk (1) mengembangkan perspektif, paradigma dan proses baru dalam memimpin dan memanage perubahan dalam sistem manusia (human systems); dan (2) menemukan dan membedakan (mencermati) potensi kepemimpinan sebagai manusia utuh (whole person). Teori yang digunakan dalah Brain Map Self-ware.

Tahap pertama ini diisi dengan dua presentasi dari Dr.Perla Rizalina M Tayko, yakni Learning and Leading the Whole of Me (sesi 1) dan Leveraging and Living the Potentials of Me in My Position of Leadership Resource Person (sesi 2). Diakhir dengan makan siang pukul 12:30.

Fase kedua dari seminar ini tentang Interaction and Itiration. Tujuannya untuk (3) meng-up date dan menghargai tantangan-tantangan dan kesempatan bagi lembaga perguruan tinggi dan (4) memperluas dan memperdalam pemahaman dan konektivitas dari pelbagai dimensi atau wilayah dalam perguruan tinggi.

Tahap kedua ini diisi dengan presentasi dari Ms.Porntip Kanjananiyot, penasihat khusus South East Asian Ministers of Education Organizatuon Regional Center for Higher Education and Development (SEAMEO RIHED) tentang Issues, Challenges and Opportunities as well as Internationalization of Higher Education in Southeast Asia (sesi 3). Kemudian dilanjutkan dengan topik tentang Internationalization of Higher Educaation: What, Why, and How oleh Aj Glen Chatelier dari Universitas Assumption.

Acara hari ini diakhiri dengan Processing of Day oleh Dr.Perla Rizalina M Tayko dan diikuti dengan makan malam bersama di Suphapreuk Golf Course yang terletak kurang lebih 20 menit dengan bis dari Universitas Assumption.

Hari Ketiga, 4 Mei 2018

Dimulai dengan sarapan pukul 07:00 dan renungan pagi pukul 08:00. Hari ini diisi dengan presentasi dari beberapa nara sumber. Pertama, tentang Student Programs and Services Development in Information & Digital Age oleh Dr.Bervyn Lee dari Singapore Management University (SMU). Kedua, tentang Human Resource Development/Management (faculty and staff upgrade and professionalization) oleh mr.Christopher Mark Crawford dari Universitas Payap, Thailand. Ketiga, tentang Financial Management in Colleges and Universities- Managing for Success (bagian 1) oleh Mr.Louis Heung dari Hongkong (HSBC Provident Fund Trustee Limited). Keempat, Financial Management in Colleges and Universities- Managing for Success (bagian 2) oleh Mr.Louis Heung dari Hongkong (HSBC Provident Fund Trustee Limited).

Acara hari ini diakhiri dengan Processing of Day oleh Dr.Perla Rizalina M Tayko. Pada pukul 18:00 acara selesai. Semua peserta diberi kesempatan untuk menggunakan acara bebas. Setiap peserta diberi uang US$ 20 untuk jalan-jalan dan makan malam di luar. Ketika ditukar uang itu menjadi 620 Baht Thailand. Cukup untuk naik taksi pulang pergi dan makan malam.

Hari Keempat, 5 Mei 2018

Seperti hari-hari sebelumnya, dibuka dengan sarapan pukul 07:00 dan renungan pagi pukul 08:00. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa sesi.

Pertama, tentang Resource Development/Mobilization Strategies oleh Mr.Richard Cheng 9Executive Vice President dari United Board, Hongkong). Kedua, tentang Good Governance and Ethics in Higher Education oleh Bruder Dr.Sirichai Fonseka dari Universitas Assumption.

Akhirnya kami memasuki tahap ketiga, yakni tentang Integration and Reflection. Dalam tahap ini peserta diajak mengembangkan, menerapkan dan membangun suatu kerangka dan strategi untuk pengembangan dan transformasi sistem menyeluruh dalam suatu perguruan tinggi.

Topik ini diberikan dalam dua sesi, yakni menyangkut Strategic/Systematic Thinking and Action Planning dan tentang sharing of Action Plans oleh Dr.Perla Rizalina M Tayko.

Pada pukul 17:30 diadakan Closing Ceremony and Evaluation. Seluruh acara ditutup dengan makan malam bersama di The Foyer of Museum. Pada pukul 19:00 seluruh acara selesai.

Keesokan harinya, Minggu tanggal 6 Mei 2018 semua peserta meninggalkan lokasi seminar setelah menikmati sarapan pagi.

Penutup

Seminar ini sangat menarik karena memberikan informasi, pengetahuan, wawasan dan pengalaman baru bagi UKWK. Nara sumbernya berbobot dan berpengalaman di bidangnya.

Pertemuan dengan peserta lain dari tujuh negara Asean itu memperluas wawasan juga. Ada kesempatan bertukar kartu nama yang bisa digunakan untuk menindaklanjuti komunikasi dan dibangunnya kolaborasi dengan lembaga-lembaga mereka.

Bertemu dengan staf dari United Board for Christian Higher Education In Asia sungguh pengalaman berharga. Kita mengenal mereka dan mereka mengenal kita. Sangat menyenangkan bahwa mereka terbuka untuk bekerjasama dan membantu jika diperlukan.

Berpartisipasi dalam forum ini menjadi awal yang baik bagi UKWK untuk membangun jaringan dengan perguruan tinggi di Asean yang kelak bisa dikembangkan menjadi kerjasama dengan banyak perguruan tinggi lain di Asia dan dunia. UKWK sungguh bersyukur kepada Tuhan dan United Board yang mengundang untuk mengikuti acara ini. UKWK sudah mengirim email ucapan terima kasih kepada United Board atas undangan itu.

Malang, 7 Mei 2018

Albertus Herwanta, M.A.

Rektor Universitas Katolik Widya Karya Malang