Capaian Pembelajaran Program Studi S1 Agribisnis

Lingkup Kompetensi KKNI Deskriptor Kompetensi KKNI Level 6 Kompetensi Lulusan Jurusan Agribisnis UKWK Capaian pembelajaran Learning Outcomes (LO)
Aspek kemampuan di bidang kerja Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi Mampu berpikir analitik untuk mengidentifikasi, merumuskan masalah, dan akar masalah serta mengambil prakarsa untuk menemukan solusi berbasis ilmiah dalam sistem agribisnis yang berkelanjutan dan mengkomunikasikannya kepada semua pemangku kepentingansesuai Etika profesi dan mengoperasikan keunggulan TIK untuk menunjang dalam mengembangkan agribisnis secara berkelanjutan
  1. Mampu berpikir secara kritis dalam menyelesaikan permasalahan agribisnis yang berkelanjutan
  2. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan agribisnis yang berkelanjutan
  3. Mampu menyusun rencana bisnis bidang agribisnis yang berkelanjutan
  4. Mampu memanfaatkan dan mengoperasikan keunggulan TIK untuk menunjang pengembangan agribisnis
 Aspek pengetahuan yang dikuasai Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural. Menguasai pengetahuan tentang prinsip-prinsip ilmu ekonomi pertanian dan agribisnis, analisis usahatani, pasca panen, pemasaran, dan kelembagaan pendukung serta kewirausahaan dan juga pemecahan masalah dibidang agibisnis yang berkelanjutan.  A. Mampu mengenali sistem agribisnis dari berbagai sudut pandang secara luas

  1. Menguasai teori ekonomi dan manajemen agribisnis
  2. Menguasai konsep sistem agribisnis
  3. Menguasai prinsip-prinsip dan konsep bisnis bidang agribisnis
  4. Menguasai prinsip-prinsip dan konsep kewirausahaan bidang agribisnis
  5. Menguasai pengetahuan dasar teknologi bidang agribisnis

B. Menguasai pemahaman dan perspektif etis terhadap lingkungan agribisnis yang berkelanjutan

  1. Menguasai konsep lingkungan agribisnis
  2. Menguasai etika dan hukum bisnis bidang agribisnis
 Aspek kemampuan manajerial
  • Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberi petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok.
  • Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.
  • Mampu berkomunikasi dan menjalin kerjasama secara efektif;
  • Mampu mengelola dan mengembangkan agribisnis secara berkelanjutan berdasarkan etika bisnis dan berwawasan lingkungan
  • Mampu melihat dan memanfaatkan peluang kewirausahaan agribisnis yang berwawasan Lingkungan. secara kreatif dan inovatif, serta menciptakan nilai tambah
 A. Memiliki kemampuan kewirausahaan dan kepemimpinan dalam agribisnis yang berkelanjutan

  1. Mampu mengambil keputusan untuk menemukan solusi dalam sistem agribisnis yang berkelanjutan
  2. Mampu mengelola dan mengembangkan agribisnis secara berkelanjutan berdasarkan etika bisnis dan berwawasan lingkungan
  3. Mampu melihat dan memanfaatkan peluang kewirausahaan agribisnis yang berwawasan Lingkungan. secara kreatif dan Inovatif, serta menciptakan nilai tambah

B. Mampu berkarya secara individu  maupun dalam tim

  1. Mampu berkomunikasi dan menjalin kerjasama secara efektif;
  2. Mampu memotivasi masyarakat dalam mengembangkan agribisnis yang berkelanjutan

Deskripsi Mata Kuliah Program Studi S1 Agribisnis

Pemasaran Hasil Pertanian (2 sks)

   Pendahuluan. Ciri-ciri produksi hasil pertanian. Pendekatan dalam mempelajari tataniaga.. Fungsi-fungsi pemasaran. Analisis dasar (struktur pasar, perilaku pasar dan penampilan pasar). Analisis Harga. Biaya dan margin pemasaran. Ukuran efisiensi dalam pemasaran. Hubungan harga antar (ruang) pasar. Bauran Pemasaran (Produk,Harga, Distribusi dan Promosi),Strategi pemasaran, Struktur pasar, Margin pemasaran, analisis efisiensi pemasaran

Referensi :

  1. Anindita, Ratya. 2004. Pemasaran Hasil Pertanian. Papyrus. Surabaya.
  2. Kotler, Philip. 1984. Manajemen Pemasaran. Penerbit Erlangga. Jakarta.
  3. Masyrofie. 1994. Pemasaran Hasil Pertanian. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang.
  4. Soekartawi. 1989. Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran Hasil – Hasil Pertanian Teori dan Aplikasinya. Rajawali Press. Jakarta.

Ekonomi Pertanian (3 sks)

   Ruang lingkup dan metode dalam ekonomi pertanian. Ciri-ciri pertanian. Peranan sumberdaya, kelembagaan dalam produksi dan pemasaran pertanian, Prinsipprinsip ekonomi dalan pertanian, Penawaran dan Permintaan faktor produksi dan produk pertanian, Elasisitas permintaan, Elastisitas penawaran, Kurva permintaan dan penawaran ditingkat eceran dan ditingkat produsen, Pergeseran permintaan dan penawaran, Teori Cobweb, Pemasaran pertanian, Peranan ekonomi pertanian dalam pembangunan pertanian dan permasalahan-permasalahannya.

Referensi:

  1. Adiwilanga.1982. Ilmu Usahatani. Alumni. Bandung
  2. Gilarso, T. 1993, Pengantar Ilmu Ekonomi Bagian Mikro. Jilid I. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
  3. Mubyarto, 1997. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES, Jakarta
  4. Soekartawi.1993. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian Teori dan Aplikasi,. Rajagrafindo Persada,. Jakarta.

Dasar-dasar Akuntansi (2 sks)

   Definisi, sepesialisasi dan siklus akuntansi. Kerangka konseptual akuntansi. Laporan keuangan (balance sheet, income statement dan capital statement). Karakteristik informasi akuntansi, model akuntansi terapan sesuai jenis dan skala usaha.

Referensi :

  1. Al Haryono Yusuf, Dasar Dasar Akuntansi, STIE YKPN Yogyakarta, 1999.
  2. Dharma Tintri, Seri diktat kuliah Pengantar Akuntansi, Gunadarma, Jakarta
  3. Henry Simamora, Akuntansi Salemba Empat, 2000
  4. Niswonger, C. Rolin & Philip E.Fess, Accounting Principles, Chicago: Southwestern Pub. C.
  5. Slamet Sugiri, Pengantar Akuntansi 1, UPP AMP YKPN, 1998
  6. Soemarso SR, Akuntansi Suatu Pengantar, Rineka cipta, Jakarta, 1999

Ekonomi Mikro (3 sks)

   Pendahuluan, perilaku konsumen, teori permintaan, produksi, biaya, harga dan pasar, ekonomi kesejahteraan.

Referensi:

1. Gilarso, T. 1993, Pengantar Ilmu Ekonomi Bagian Mikro. Jilid I. Penerbit
Kanisius. Yogyakarta.
2. Hadi, Sudharto P. 2007. Perilaku Konsumen. Badan Penerbit Undip
Semarang.
3. Lincolin, Arsyad. 1999. Ekonomi Mikro. BPFE. Yogyakarta
4. Mubyarto, 1997. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES, Jakarta
5. Pracoyo dan Pracocyo A.2006. Ekonomi Mikro. PT. Grasindo. Jakarta.

Ekonomi Makro (3 sks)

Pendahuluan. Analisis pendapatan nasional, teori angka pengganda, model analisis IS-LM, pasar barang dan kurva IS, pasar uang dan kurva LM, keseimbangan dalam analisis IS-LM, model analisis permintaan-penawaran agregatif, keseimbangan umum permintaan-penawaran agregatif, pengeluaran konsumsi, investasi, dan inflasi.

Referensi :

  1. Boediono, 1997, Ekonomi Makro : Seri Sinopsis Pengantar limn Ekonomi No.2, BPFE, Yogyakarta
  2. Blanchard, Olivier, 2003, Macroeconomics, Prentice Hall, Singapore.
  3. Case & Fair, 1999, Principle of Macroeconomics, Prentice Hall, New Jersey.
  4. Dulio, Eugene A., 1991, Teori Makroekonomi, Erlangga, Jakarta.
  5. Mankiw, N.Gregory, 2004, Principles of Macroeconomics, Thomson South Western, United State.
  6. Samuelson, paul A. dan William D., 2001, Macroeconomics, McGraw-Hill

Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian (2 sks)

   Dasar-Dasar Komunikasi dan penyuluhan, Berkomunikasi Antarpribadi dan Berkomunikasi Antarbudaya; Komunikasi dalam Organisasi; Proses Penyuluhan ; Inovasi dan Adopsi, Kontak tani dan kelompok tani, Teknik Berkomunikasi Melalui Negosiasi; Berkomunikasi Melalui Laporan; Berkomunikasi Melalui Presentasi; Berkomunikasi dengan Media Teknologi Informasi (TI)

Referensi:

  1. Jahi, A. 1998. Komunikasi Massa dan Pembangunan Pedesaan di negaranegara Dunia Ketiga. Gramedia, Jakarta.
  2. Kartasapoetra, A. G, 1994. Teknologi Penyuluhan Pertanian. Bumi Aksara, Jakarta.
  3. Mardikanto, Totok, 1993. Penyuluhan Pertanian. Sebelas Maret. University Press, Jakarta.
  4. Saragih B, 2001. Penyuluhan Pertanian. Yayasan Penembangan Sinar Tani, Jakarta.
  5. Van den Ban, A. W, 2003. Penyuluhan Pertanian. Kanisius, Yogyakarta.

Koperasi dan Usaha Pertanian (2 sks)

   Pendahuluan, kerangka teori koperasi, sejarah perkoperasian, manajemen koperasi, undang-undang koperasi di Indonesia, pengambangan koperasi di Indonesia, praktik perkoperasian, Koperasi dan UMKM pertanian

Referensi :

  1. Anoraga 1994. BUMN Swasta dan Koperasi. Semarang: Pustaka Jaya.
  2. Hendar. 2010. Manajemen Perusahaan Koperasi. Semarang: Erlangga

Pembangunan Pertanian (2 sks)

   Pendahuluan. Pengertian pembangunan dan pertanian, pengertian pembangunan pertanian, tujuan pembangunan pertanian, ruang lingkup pembangunan pertanian, konsep pembangunan pertanian, pembangunan pertanian dan non pertanian; pertumbuhan ekonomi; pertanian dan interdependensi sektor; perkembangan pertanian di Indonesia; modal, teknologi dan tenaga kerja; pembiayaan pembangnan pertanian, penerapan teknologi di bidang pertanian, tenaga kerja di bidang pertanian; pelaksanaan pembangunan pertanian, rangkuman (diskusi).

Referensi:

  1. Mosher A. T, 1985. Menggerakkan dan Membangun Pertanian. CV. Yasaguna, Jakarta.
  2. Soetrisno L, 2006. Pembangunan Pertanian Sebuah Tinjauan Sosiologis. Kanisius, Yogyakarta.

Sosiologi Pertanian (2 sks)

   Pendahuluan, Kebudayaan, Lembaga Kemasyarakatan, Pelapisan sosial. Proses sosial. Kelompok sosial, kekuasaan, wewenang, perubahan sosial dan perubahan kebudayaan, sosiologi dan pembangunan masyarakat desa.

Referensi :

  1. Rahardjo, Pengantar Sosiologi Pedesaan dan Pertanian, UGM Press, Yogyakarta
  2. Sajogyo, Pudjiwati. 2002. Sosiologi Pedesaan, Kumpulan Bacaan. Yogyakarta: UGM Press.
  3. Soetrisno L, 2006. Pembangunan Pertanian Sebuah Tinjauan Sosiologis. Kanisius, Yogyakarta.

Ilmu Usahatani (3 sks)

   Pengertian usahatani dan agribisnis, klasifikasi usahatani, penampilan usahatani di Indonesia, tritunggal usahatani, unsur pokok usahatani pembinaan usahatani, perencanaan usahatani, pembukuan usahatani, prinsip ekonomi dalam usahatani, analisis usahatani, faktor resiko dan ketidakpastian dalam usahatani

Referensi:

  1. Adiwilanga.1982. Ilmu Usahatani. Alumni. Bandung
  2. Gilarso, T. 1993, Pengantar Ilmu Ekonomi Bagian Mikro. Jilid I. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
  3. Hernanto, Fadholi. 1995. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta
  4. Mubyarto, 1997. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES, Jakarta
  5. Soekartawi. 1986. Ilmu Usahatani. Universitas Indonesia. Jakarta.
  6. Soekartawi.1993. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian Teori dan Aplikasi,. Rajagrafindo Persada, Jakarta.

Dasar Ilmu Tanah (3 sks)

   Pendahuluan, fungsi tanah, pentingnya tanah dalam usahatani, faktor-faktor pembentuk tanah dan proses pembentukan tanah, Bahan penyusun tanah, Sifat fisik tanah, Sifat kimia tanah, Klasifikasi tanah, Biologi tanah, tanah organik, mikroorganisme dalam tanah, dan kesuburan tanah.

Referensi:

  1. Ali, Kemas. 2005. Dasar – Dasar Ilmu Tanah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  2. Buckman, H. O dan N. C Brady., 1982. Ilmu Tanah. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
  3. Hanafiah, A. K. 2005. Dasar – dasar Ilmu Tanah Ultisol. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Akuntansi Biaya (2 sks)

   Definisi dan fungsi akuntansi baiya, metode pengumpulan biaya-biaya, metode penentuan harga pokok produk perusahaan dan harga produk pesanan; harga pokok perusahaan yang menghasilkan satu jenis produk atau lebih, biaya overhead pabrik satu jenis atau lebih, biaya bahan dan biaya tenaga kerja.

Referensi :

  1. Carter, Wiiliam K. and Milton F. Usry, 2002, Cost Accounting, 13th Edition, Thomson Learning Custom Publishing, Cincinnati, Ohio (C).
  2. Matzia and Usri Milton F. Cost Accounting Planning and Control. Seventh Edition. South Western Publishing Co.
  3. Macheoeoz, Mas’ud. Akuntansi Biaya. Karunika: Universitas Terbuka.
  4. Mulyadi. Akuntansi Biaya. Bagian Penerbitan STIE YKPN. Yogyakarta

Ekonomi Kelembagaan (2 sks)

   Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang pengertian dan ruang lingkup ekonomi Kelembagaan.Pendekatan baru dalam ilmu ekonomi yang membahas bagaimana institusi mempengaruhi perilakudan kinerja ekonomi adalah Ekonomi Kelembagaan (Institutional Economics). Pada mata kuliah ini akan diberikan dasar-dasar pemikiran Ekonomi Kelembagaan sebagai salah satu alat bantu analisamasalah kebijakan publik yang ada saat ini.

Referensi:

  1. Arifin, B dan Rachbini D.J. 2001b. Ekonomi Politik dan Kebijakan Publik, Jakarta, PT. Grasindo.
  2. Rachbini, Didiek. J. 2003. Ekonomi Politik: Strategi dan Kebijakan Pembangunan, Jakarta, PT. Granit, Yayasan Obor Indonesia.
  3. Kasper, Wolfgang dan Manfred E. Streit. 1998. Institutional Economics: Social Order and Public Policy, Cheltenham, UK: Edward Elgar.
  4. Williamson, Oliver E. 1975. Market and Hierarchies: Analysis and Antitrust Implications, New York: The Free Press
  5. Willamson, Oliver E. 1985. The Economic of Institutions of Capitalism, New York: The Free Press.

Perilaku Konsumen (3 sks)

   Segmentasi pasar (segmentasi dan kepuasan konsumen, segmentasi dan profitabilitas, penggunaan segmentasi dalam strategi pemasaran, rencana perubahan, Analisis konsumen dan kebijakan sosial, Perubahan struktur pasar konsumen); Model proses pengambilan keputusan; Multiatribute Attitude Model; Family life cycle (FLC)

Referensi:

  1. Hadi, Sudharto P. 2007. Perilaku Konsumen. Badan Penerbit Undip Semarang.
  2. Setiadi, Nugroho J. 2003. Perilaku Konsumen. Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Prenada Media. Jakarta.
  3. Sutisna. 2003. Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran. PT Remaja Rosdakarya. Bandung.

Akuntansi Manajemen (2 sks)

   Akuntansi Manajemen: Arti, konsep, cabang dan keterkaitan dengan ilmu lain. Penggunaan data akuntansi untuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan. Budgeting. Analisis rasio, trend biaya dan keuntungan dalam pengambilan keputusan untuk investasi.

Referensi:

  1. Mulyadi. 1993. Akuntansi Biaya. Edisi ke-5. BP-STIE YKPN. Yogyakarta: 1993.
  2. Matzia and Usri Milton F. Cost Accounting Planning and Control. Seventh Edition. South Western Publishing Co.
  3. Macheoeoz, Mas’ud. Akuntansi Manajemen. Karunika: Universitas Terbuka.

Pengantar Agribisnis (2 sks)

   Agribisnis: arti, sistem dan peranannya di Indonesia; potensi dan kendala pengembangan-nya, macam-macam perusahaan agribisnis. Prinsip dan konsep manajemen agribisnis. Pemasaran dalam agribisnis. Manajemen dan mitra kerja dalam perusahaan agribisnis.

Referensi:

  1. Alma, Buchari.1998. Pengantar Bisnis. Penerbit ALFABETA, Bandung
  2. Downey, W. David dan Steven P. Erickson. 1987. Agribusiness Management, Second Edition, McGraw Hill Inc, New York
  3. Drillon, JR,JD. 1971. Introduction to Agribusiness Management, APO, Tokyo
  4. Goldberg,RA & JH Davis. 1957. A. Concept of Agribusiness, McGraw Hill Inc, New York
  5. Krisnamurti, Bayu. 2001. Agribisnis. Yayasan Pengembangan Sinar Tani, Jakarta.
  6. Nuraeni, Ida, dkk. 2005. Manajemen Agribisnis.(Diktat), STPP Bogor
  7. Saragih, Bungaran.2001. Suara dari Bogor : Membangun Sistem Agribisnis, Pustaka Wirausahawan Muda Bogor

Ekonomi Manajerial ( 2 sks)

   Ekonomi manajerial: Pengertian dan ruang lingkup. Pengambilan keputusan, optimalisasi dan resiko yang dihadapi. Teori permintaan konsumen: analisis permintaan pasar, fungsi produksi dan kurva biaya untuk pengambilan keputusan. Penentuan harga dalam perusahaan. Penentuan harga dalam pasar oligopoli. Contoh kasus.

Referensi:

  1. Salvator, Dominick (2001). Managerial Economic. Dalam Perekonomian Global. Jakarta : Penerbit Erlangga
  2. Pappas, J.L., Hirschey, M.(1993). Ekonomi Manajerial. Jakarta : Penerbit Binarupa Aksara.
  3. Lincolm Arsyad (2000). Ekonomi Manajerial, Ekonomi Mikro Terapan Untuk Manajemen Bisnis. Yogyakarta : BPFE – Yogyakarta.
  4. Vincent Gaspers. (1999). Ekonomi Manajerial, Pembuatan Keputusan Bisnis. Jakarta : Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama
  5. T. Sunaryo. (2001 ). Ekonomi Manajerial, Aplikasi Teori Ekonomi Mikro. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Ekonomi Internasional (2 sks)

   Ekonomi Internasional: pengertian dan ruang lingkup. Teori keunggulan komparatif dan keunnggulan kompetitif. Biaya oportunitas, kepuasan masyarakat dan ekuilibrium. Model Heckcher-Oklkin dan Paradoks Leontif. Pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional. Bursa efek dan valuta asing. Kebijakan moneter. Mutipplier effect dan peran kelembagaan internasional.

Referensi:

  1. Sobri. 2001. Ekonomi Internasional, Teori, Masalah dan Kebijaksanaannya. Edisi Revisi, BPFE UII Yogyakarta .
  2. Boediono. 1981. Ekonomi Internasional, Seri Sinopsis Pengantar Ek. No.3 BPFE UGM
  3. Nopirin. 1997. Ekonomi. Internasional, Edisi ketiga BPFE Yogyakarta
  4. Hamdy Hadi. 2001, Ekonomi. Internasional. Buku 1&2, Cetakan ketiga, Ghalia Indonesia.
  5. Halwani, R Hendra, 2002, Ekonomi Internasional dan Globalisasi Ekonomi. Jakarta: PT. Ghalia Indonesia.
  6. Krugman, Paul dan Obstfeld, Maurice, 2004. Ekonomi Internasional Teori dan Kebijakan Harper Collins Publisher. Ahli Bahasa. DR. Faisal H. Basri, SE MSc, Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.
  7. Salvatore. 1997. Ekonomi Internasional. Jakarta: Erlangga.

Matematika Ekonomi (3 sks)

   Relasi dan Fungsi; Fungsi Linear dan Persamaan Garis Lurus; Aplikasi Fungsi Linear dalam Ekonomi;; Fungsi Non Linier; Aplikasi Fungsi Non Linear dalam Ekonomi; Limit Fungsi; Diferensial; Aplikasi Turunan Suatu Fungsi dalam Ekonomi; Integral; Aplikasi Integral dalam Ekonomi

Referensi:

  1. Dumairy, 1999, Matematika Terapan untuk Bisnis dan Ekonomi edisi ketiga. Yogyakarta: BPFE.
  2. Rivai Wirasasmita, Dwidjosulistya, 1996, Jogiyanto Hartono, 2004, Teori Ekonomi Mikro Analisis Matematisedisi ke-3.Yogyakarta: Penerbit Andi.
  3. Josep Bintang Kalangi, 2002, Matematika Ekonomi & Bisnisedisi ke-1.Yogyakarta: Penerbit Andi.
  4. Nababan, M., 1988, Pengantar Matematika untuk Ilmu Ekonomi dan Bisnisedisi ke-1. Jakarta: Penerbit Erlangga
  5. Supranto, J.,1987, Matematika untuk Ekonomi dan Bisnis Buku1 dan 2,edisi ke-1. Jakarta: LPFEUI.

Ekonometrika (3 sks)

   Ekonometrika: Arti, Hubungan model matermatika, ekonomi dan stattistika. Ruang lingkup, metodologi dan tipe. Model persamaan regresi tunggal : asumsi klasik, analisis model OLS, Multikolinieritas, Heteroskaditas, Otokorelasi. Regresi dan dummy variable. Model per-samaan simulasi.

Referensi :

  1. Damodar Gujarati. 2006. Dasar-Dasar Ekonometrika Jilid I. Jakarta : Penerbit Erlangga
  2. Econometric Analysis. 5th. Gigapedia.org
  3. Damodar Gujarati. 2004. Basic Econometrics, Fourth Editon. The McGraw−HillCompanies

Manajemen Keuangan dan Pemasaran Agribisnis (2 sks)

   Ruang Lingkup dan kegunaan manajemen Keuangan dan pemasaran agribisnis; Macam pasar agribisnis (pasar input, pasar hasil, pasar olahan, wholesale dan retail, layanan pangan), Proses manajemen pemasaran agribisnis, analisis laporan keuangan; Perencanaan keuangan jangka pendek; manajemen modal kerja meliputi manajemen kas, piutang, persediaan dan utang dagang; Perencanaan investasi dalam agribisnis Analisis manajemen pemasaran (analisis situasi pasar, analisis pelanggan, analisis pesaing, analisis perusahaan), , Product life Cycle, Evaluasi manajemen pemasaran, Penyusunan Marketing Plan dan kasus manajemen pemasaran.

Referensi:

  1. Arthur J Keown, John D Martin, J William Petty & David F Scot, 2005, Financial Management, principles and application, Tenth edition, Prentice Hall, USA
  2. James C Van Horne and John M. Wachowicz, Fundamentals of Financial Management and PH Finance Center CD, 2001, Eleventh Edition, Prentice Hall, Inc USA
  3. Agus Sartono, 2001, Manajemen Keuangan, Edisi ke-empat, BPFE, Yogyakarta
  4. Suad Husnan dan Enny Pudjiastuti, 2002, Dasar-dasarManajemen Keuangan, Edisi ke-tiga, UPP AMP YKPN, Yogyakarta
  5. Kotler, P. (2000). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Prenhallindo, 2002
  6. Tjiptono, F. (1995). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset.
  7. Women, John, M Minor.(2000). Perilaku Konsumen. Edisi 5. Jakarta: Erlangga.

Manajemen Produksi dan Sumber Daya Agribisnis (2 sks)

   Ruang Lingkup dan kegunaan manajemen produksi dan sumber daya agribisnis; Perencanaan produksi; penjadwalan, Pelaksanaan fungsi manajemen dalam proses produksi agribisnis, Manajemen Proyek. pemilihan, pengangkatan dan penempatan tenaga kerja dalam proyek agribisnis. Pelatihan, penilaian prestasi kerja, kompensasi kerja dan jabatan, penentuan insentif, motivasi kerja, keselamatan dan lingkungan karyawan. Manajemen konflik, pemogokan dan pemutusan hubungan kerja.

Referensi:

  1. David Hutchins, Just In Time ( Tepat Pada Waktunya ) Alih Bahasa Anton Adiwiyoto, Profesional Books, Jakarta, 1997
  2. Eddy Herjanto, Manajemen Produksi dan Operasi, Grasindo Jakarta, 1997.
  3. Fandy Tjiptono, Total Quality Management, Andi, Yogyakarta, 2000
  4. Freddy Rangkuti, Analisis Titik Impas, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1998
  5. Muslich Anshori, Manajemen Produksi dan Operasi, Citra Media, Surabaya, 1996
  6. T. Hani Handoko, Dasar-dasar Manajemen Produksi dan Operasi, BPFE, Yogyakarta, 1993
  7. Sofyan Assauri, Manajemen Produksi dan Operasi, LP FEUI, Jakarta, 1993

Ekonomi Produksi (2 sks)

   Definisi Produksi, Faktor-faktor produksi, Fungsi produksi, daerah tahapan produksi, Kenaikan hasil, Kurva Produksi, Produksi fontier, Efisiensi produksi (Efisiensi teknis, efisiensi harga, efisiensi ekonomis), Hubungan antara produk dan biaya produksi

Referensi:

  1. Boediono. 1989. Ekonomi Mikro. BPFE. Yogyakarta.
  2. Mubyarto. 1986. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES. Yogyakarta.
  3. Salvatore, D. 1997. Teori Mikroekonomi. Edisi ke tiga. Penerbit Erlangga.
  4. Soekartawi. 1990. Teori Ekonomi Produksi. Rajawali Pers. Jakarta.
  5. Sukawati, 2003, Teori Ekonomi Produksi, Analisis Fungsi Produksi. Rajawali Pers. Jakarta.

Perlindungan Tanaman (3 sks)

   Ruang lingkup, strategi pengendalian hama dan penyakit tanaman, permasalahan dan prepektif pengendalian hama dan penyakit tanaman, konsep konsep ekologi dan biologi hama, teknik-teknik pengendalian hama, epidemilogi penyakit tanaman, pengaruh serangan pathogen terhadap proses fisiologi tanaman, Ketahanan tanaman terhadap serangan pathogen, pengendalian tanaman secara kimia dan biologis.

Referensi:

  1. Djafaruddin. 1996. Dasar-Dasar Ilmu Perlindungan Tanaman. Bumi Aksara, Jakarta.
  2. Djojosumarto, P. 2008. Pestisida Dan Aplikasinya. Agromedia Pustaka, Jakarta.
  3. Triharso. 1994. Dasar – Dasar Perlindungan Tanaman. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (2 sks)

   Lingkup tanaman pangan dan hortikultura, Sistem produksi dan pemeliharaan tanaman pangan dan hortikultura, Karakteristik kebutuhan lahan tanaman pangan dan hortikultura, Pengelolaan, spesifikasi dan persyaratan kualitas, Sortasi dangrading, pemasaran, sgmentasi pasar dan strategi pemasaran tanaman pangan dan hortikultura

Referensi :

  1. Krisnamurti, Bayu. 2001. Agribisnis. Yayasan Pengembangan Sinar Tani, Jakarta.
  2. Purwono dan Purnamawati, Heni. 2008. Budidaya 8 Jenis Tanaman Unggul. Jakarta: Penebar Swadaya.
  3. Saragih, Bungaran.2001. Suara dari Bogor : Membangun Sistem Agribisnis, Pustaka Wirausahawan Muda Bogor
  4. Zulkarnain. 2010. Dasar-dasar Hortikultura. Jakarta: Bumi Aksara.

Analisis Proyek-proyek Pertanian dan Agroindustri (3 sks)

   Evaluasi Proyek: Arti, tujuan dan ruang lingkup. Analisis privat dan analisis sosial. Analisis finansial dan analisis ekonomi. Biaya oportunitas sosial. Discounting dan compounding factor. Kriteria investasi dan penggunaannya. Evaluasi proyek di bidang pertanian.

Referensi:

  1. Casley, Dennis J dan Krishna Kumar. 1991. Pemantauan dan Evaluasi Proyek Pertanian. Penerbit Universitas Indonesia: Jakarta.
  2. Djamin, Zulkarnain. 1984. Perencanaan & Analisa Proyek. Jakarta: UI-Press.
  3. Gittinger, J. Price. 2008. Analisa Ekonomi Proyek-Proyek Pertanian. Jakarta: UI-Press.
  4. Husnan, Suad dan Suwarsono Muhammad. 2000. Studi Kelayakan Proyek. UPP STIM YKPN: Yogyakarta.
  5. Pasaribu, Ali Musa. 2013. Perencanaan Evaluasi Proyek dan Agribisnis Melalui Konsep dan Aplikasi. Jakarta: Lily Publisher.

Program Analisis Ekonomi Pertanian (3 sks)

   Pengenalan beberapa model analisis, jenis-jenis pengukuran data, kesesuaian jenis pengukuran data dengan alat analisis, model-model analisis univariate, bivariate, multivariate. Aplikasi software dalam penyelesaian masalah ekonomi pertanian baik pada model univariate, bivariate, dan multivariate.

Referensi:

  1. Ghozali, Imam., M.Com., Ak,. 2012. Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS. Cetakan IV. Badan Penerbit Universitas Diponogoro. Semarang.
  2. Nasution. 2009. Metode Research. Bumi Aksara, Jakarta.
  3. Suliyanto. 2011. Ekonomika Terapan: Teori dan Aplikasi dengan SPSS. Yogyakarta: Penerbit ANDI

Wirausaha Hortikultura dan Tanaman Pangan (3 sks)

   Pengetahuan dasar mengenai sayur-sayuran, buah-buahan dan bunga Pengetahuan dasar mengenai biji-bijian (serealia) meliputi padi, jagung, gandum, sorgum, kacang-kacangan, komoditi umbi-umbian meliputi ketela pohon, ubi jalar, kentang.; Perencanaan bisnis untuk tanaman hortikultura dan tanaman pangan.

Referensi:

  1. Alma, Buchari. 2013. Kewirausahaan. Alfabeta: Bandung.
  2. Drucker, Peter F. 1994. Inovasi dan Kewirausahaan Praktek dan Dasar-dasar. Gelora Aksara Pratama: Jakarta.
  3. Hakim, Rusman. 1998. Kiat Sukses Berwiraswasta. Gramedia: Jakarta.
  4. Hendro. 2011. Dasar-dasar Kewirausahaan. Erlangga: Jakarta.
  5. Wiratmo, Masykur. 1996. Pengantar Kewiraswastaan Kerangka Dasar Memasuki Dunia Bisnis. BPFE: Yogyakarta, 1996.

English for Agribusiness (2 sks)

   Penggunaan Bahasa Inggris disesuaiakn dengan tarat intermediate dan preadvanced. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan penambahan perbendaharaan kata serta ungkapan dalam bahasa Inggris sebanyak-banyaknya 4.000 – 5.000 kata. Struktur kalimat (tata bahasa) diberikan sesuai dengan bacaan ilmiahnya. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan perbendaharaan kata serta ungkapanungkapan dalam Bahasa Inggris.

Referensi:

  1. Allen and Widdowson. 1984. English in Agriculture. Oxford University Press.
  2. Raymond Murphy. 1998. English Grammar in Use. Cambridge University Press.
  3. Robert krohn. 1977. English Sentence structure. Ann Arbor: The University of Michigan Press.

Karir dan Lulusan Program Studi S1 Agribisnis

Profil Lulusan dan Kompetensi Jurusan Agribisnis

Jurusan Agribisnis telah memperoleh akreditasi “B” sesuai SK BAN-PT No. 1133/SK/BAN–PT/Akred/S/X/2015yang berlaku sampai tanggal 31Oktober 2020, hal ini dikarenakan perkembangan lulusan Jurusan Agribisnis yang semakin baik dalam perkembangannya. Perkembangan nilai lulusan 3 tahun terakhir menunjukan peningkatan. Di tahun 2014, nilai lulusan pada kisaran 2,75 – 3,50 mencapai 100 %. Kerjasama dengan alumni dalam pertimbangan pengembangan kurikulum di tingkat jurusan semakin sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan dan mahasiswa mempunyai value added dalam halhal tertentu yang dibutuhkan di dunia kerja. Dengan kompetensi di Bidang Agribisnis yang ditunjukan dengan memiliki pengetahuan tentang pengadaan sarana produksi, usahatani, pasca panen, pemasaran dan kelembagaan yang mendukung, serta mampu memanfaatkan peluang kewirausahaan, lulusan Jurusan Agribisnis telah bekerja di sektor formal dan nonformal. Beberapa alumni bekerja di bidang agribisnis, baik pada Pemerintahan (Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian), Lembaga Pendidikan (universitas dan sekolah kejuruan pertanian), Perusahaan Industri Pangan, Perbankan dan pengusaha di bidang pangan dan hortikultura.
Pihak Fakultas Pertanian, khususnya jurusan Agribisnis melakukan sharing mengenai beberapa hal yang terkait dengan keadaan fakultas saat ini dan rencana-rencana pengembangan ke depan. Partisipasi/komitmen dari para alumni sangat menggembirakan untuk mendukung kemajuan dari Fakultas Pertanian melalui jaringan alumni.Dengan kesediaan para alumni untuk melakukan pendampingan dalam beberapa kegiatan mahasiswa maka kegiatan mahasiswa dapat menjadi lebih terencana dan terarah, serta Waktu tunggu lulusan untuk bekerja semakin pendek dengan adanya informasi peluang kerja yang dapat diakses melalui Pembekalan kepada calon wisudawan menambah wawasan dan keterampilan dalam menghadapi dunia kerja dan calon wisudawan lebih mempunyai gambaran nyata tentang dunia kerja dan Jaringan Alumni.

Profil Program Studi S1 Agribisnis

Agribisnis merupakan kesatuan kegiatan usaha yang meliputi salah satu atau keseluruhan mata rantai produksi, pengolahan hasil, dan pemasaran yang ada hubungannya dengan pertanian dalam arti luas, yaitu kegiatan usaha yang menunjang kegiatan pertanian dan kegiatan usaha yang ditunjang oleh kegiatan-kegiatan pertanian.

Agribisnis sebagai bidang ilmu yang merujuk pada rangkaian ilmu pengambilan keputusan, yaitu ilmu bisnis (ekonomi manajerial), manajemen, ilmu sistem, ilmu komunikasi dan ilmu pertanian, serta ilmu penunjang lain yang diterapkan untuk menggerakkan usaha produksi pertanian secara luas (pertanian, peternakan, perkebunan, kehutanan, perikanan dan kelautan) supaya bisa diterima oleh konsumen yang dituju. Panduan pertama untuk memahami agribisnis sebagai ilmu atau bidang kajian khusus adalah tulisan Davis dan Goldberg (1957).

Ruang lingkup kegiatan agribisnis meliputi :

  • Sistem pengadaan dan penyaluran sarana produksi, teknologi dan pengembangan sumberdaya pertanian (up-stream agribusiness / sektor hulu)
  • Sub sistem produksi pertanian atau usahatani (on-farm agribusiness)
  • Sub sistem pengolahan hasil-hasil pertanian atau agroindustri (down-stream agribusiness / sektor hilir)
  • Sub sistem distribusi dan pemasaran hasil pertanian
  • Sub sistem penunjang (yaitu dukungan sarana dan prasarana serta lingkungan yang kondusif bagi pengembangan agribisnis)

Sebaran Mata Kuliah Program Studi S1 Agribisnis

Semester 1

No.     Kode     Nama Mata Kuliah     MK     Wajib

( W )

    Pilihan

( P )

    Prasyarat
1. 2210133 Pendidikan Agama Univ 3
2. 2210432 Logika Univ 2
3. 2220132 Bahasa Inggris Fak 2
4. 2220233 Biologi * Fak 3
5. 2220333 Kimia Anorganik* Fak 3
6. 2220433 Matematika Fak 3
7. 2220532 Pengantar Ilmu Pertanian Fak 2
8. 2220632 Pengantar Teknologi Pertanian Fak 2
    Jumlah Sks Wajib 20
    Jumlah Sks Pilihan

Semester 2

No.     Kode     Nama Mata Kuliah     MK     Wajib

( W )

    Pilihan

( P )

    Prasyarat
1. 2210233 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Univ 3
2. 2210333 Bahasa Indonesia Univ 3
3. 2210532 Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) Univ 2
4. 2220732 Dasar-dasar Managemen Fak 2
5. 2220833 Dasar-dasar Budidaya Pertanian* Fak 3
6. 2220933 Kimia Organik* Fak 3 2220333
7. 2221032 Pengantar Ilmu Ekonomi Fak 2
8. 2221133 Statistika Fak 3
    Jumlah Sks Wajib 21
    Jumlah Sks Pilihan

Semester 3

No.     Kode     Nama Mata Kuliah     MK     Wajib

( W )

    Pilihan

( P )

    Prasyarat
1. 2210633 Ilmu Kealaman Dasar (IAD) Univ 3
2. 2230132 Dasar dasar Akuntansi Jur 2 2221032, 2220433
3. 2230233 Dasar-dasar Ilmu Tanah* Jur 3
4. 2230332 Ekonomi Kelembagaan Jur 2 2221032
5. 2230433 Ekonomi Makro Jur 3 2221032
6. 2230533 Ekonomi Mikro Jur 3 2221032
7. 2230633 Ekonomi Pertanian* Jur 3 2221032
8. 2230732 Pengantar Agribisnis Jur 2 2221032
9. 2231032 Sosiologi Pertanian Jur 2
10. 2231732 Koperasi dan Usaha Pertanian Jur 2
    Jumlah Sks Wajib 21
    Jumlah Sks Pilihan 3

Semester 4

No.     Kode     Nama Mata Kuliah     MK     Wajib

( W )

    Pilihan

( P )

    Prasyarat
1. 2210733 Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) Univ 3
2. 2221233 Fisiologi & Teknologi Pasca Panen* Fak 3 2220233, 2220933
3. 2221333 Rancangan Percobaan Fak 3 2220433, 2221133
4. 2230833 Matematika Ekonomi Jur 3 2220433, 2221032
5. 2230932 Pangan, Gizi dan Pertanian Jur 2
6. 2231632 Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian Jur 2 2231032
7. 2231832 Akuntansi Biaya Jur 2 2231032
8. 2231933 Ilmu Usahatani* Jur 3 2230633, 2220833
9. 2232032 Pemasaran Hasil Pertanian Jur 2 2230533
    Jumlah Sks Wajib 19
    Jumlah Sks Pilihan 4

Semester 5

No.     Kode     Nama Mata Kuliah     MK     Wajib

( W )

    Pilihan

( P )

    Prasyarat
1. 2221433 Kewirausahaan* Fak 3 2230533
2. 2221533 Sistem Pertanian Organik* Fak 3 2220833
3. 2222332 Etika Profesi dan Bisnis Fak 2
4. 2231133 Ekonometrika* Jur 3 2221133, 2221333
5. 2231232 Ekonomi Produksi Jur 2 2230533
6. 2232132 Akuntansi Manajemen Jur 2 2231032
7. 2232232 Ekonomi Internasional Jur 2 2230432
8. 2232332 Ekonomi Manajerial Jur 2 2232232
9. 2232432 Manajemen Produksi dan Sumberdaya Agribisnis Jur 2 2220732, 2230732
10. 2233033 Perilaku Konsumen Jur 3 2230533
    Jumlah Sks Wajib 19
    Jumlah Sks Pilihan 5

Semester 6

No.     Kode     Nama Mata Kuliah     MK     Wajib

( W )

    Pilihan

( P )

    Prasyarat
1. 2221632 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Fak 2 2220233, 2230233
2. 2221733 Metodologi Penelitian Fak 3 2221333, 2221133
3. 2221833 Riset Operasi Fak 3 2231232
4. 2221932 Teknik Penulisan Ilmiah dan Presentasi Fak 2 2210333
5. 2232532 Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Jur 2 2230732
6. 2232633 Analisis Proyek2 Pertanian & Agroind. Jur 3 2230633
7. 2232732 Manajemen Keuangan dan Pemasaran Agribisnis Jur 2 2220732, 2230732
8. 2232833 Program Analisis Ekonomi Pertanian* Jur 3 2231133
    Jumlah Sks Wajib 20
    Jumlah Sks Pilihan

Semester 7

No.     Kode     Nama Mata Kuliah     MK     Wajib

( W )

    Pilihan

( P )

    Prasyarat
1. 2222032 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fak 2
2. 2222132 Praktik Kerja Lapang (PKL) Fak 2 110 sks
3. 2231332 English for Agribusiness Jur 2 2220132
4. 2232932 Hukum Dagang Agribisnis Jur 2
5. 2231432 Pembangunan Pertanian Jur 2
6. 2233133 Wirausaha Tan. Pangan dan Hortikultura * 3 2232532
    Jumlah Sks Wajib 9
    Jumlah Sks Pilihan 4

Semester 8

No.     Kode     Nama Mata Kuliah     MK     Wajib

( W )

    Pilihan

( P )

    Prasyarat
1. 2231533 Perlindungan Tanaman Jur 3
2. 2222236 Skripsi Fak 6 130 sks
    Jumlah Sks Wajib 6
    Jumlah Sks Pilihan 3
Total SKS Wajib 135
Total SKS pilihan 19
Total sks keseluruhan yang ditawarkan 154
Total sks Minimum Lulus S1 ( Wajib + Pilihan ) 144

 

Visi dan Misi Program Studi S1 Agribisnis

Visi

Menjadi Program Studi Agribisnis yang berkualitas dengan menerapkan IPTEKS dalam karya yang dijiwai nilai-nilai Katolik dan Pancasila.

Misi

  • Menyelenggarakan Pendidikan Dan Pengajaran Program Sarjana Berkualitas Yang Humanis, Dialogis, Kreatif, Inovatif, Produktif, Efektif-Efisien Di Bidang Agribisnis
  • Menyelenggarakan Penelitian Dengan Mengintegrasikan Berbagai Ilmu Pengetahuan, Melakukan Dialog Iman Dan Akal, Menaati Etika, Dan Terbuka Terhadap Perkembangan Ipteks Di Bidang Agribisnis
  • Menyelenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat Untuk Menciptakan Kesejahteraan Umum (Bonum Commune) Di Bidang Agribisnis

Tujuan Jurusan Agribisnis

Tujuan pendidikan di Jurusan Agribisnis adalah

  • Meningkatkan Kualitas Sistem Pembelajaran di Perguruan Tinggi di Program Studi Agribisnis;
  • Menghasilkan Lulusan yang Berkualitas dan Memiliki Kompetensi yang sesuai dengan Kebutuhan Dan Tuntutan Pemangku Kepentingan di Program Studi Agribisnis;
  • Meningkatkan Kualitas Dosen yang Selaras Dengan Kebutuhan Masyarakat di Program Studi Agribisnis;
  • Mengembangkan Ipteks yang selalu baru melalui kegiatan penelitian Dan menyebarluaskan IPTEKS melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sesuai Program Studi Agribisnis;
  • Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Sarana Dan Prasarana yang Diperlukan Untuk Penyelenggaraan Program Studi Agribisnis, serta
  • Meningkatkan jaringan kerjasama untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan civitas akademika sesuai dengan Program Studi Agribisnis.

.

Sasaran

  • Tercapainya Kualitas Sistem Pembelajaran di Perguruan Tinggi di Program Studi Agribisnis
  • Dihasilkannya Lulusan yang Berkualitas dan Memiliki Kompetensi yang sesuai dengan Kebutuhan Dan Tuntutan Pemangku Kepentingan di Program Studi Agribisnis
  • Tercapainya Kualitas Dosen yang Selaras Dengan Kebutuhan Masyarakat di Program Studi Agribisnis
  • Tercapainya pengembangan IPTEKS yang selalu baru melalui kegiatan penelitian Dan menyebarluaskan IPTEKS melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sesuai Program Studi Agribisnis
  • Tercapainya Kualitas Pengelolaan Sarana Dan Prasarana yang Diperlukan Untuk Penyelenggaraan Program Studi Agribisnis
  • Terjalinnya jaringan kerjasama untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan civitas akademika sesuai dengan Program Studi Agribisnis