REDAKSI MAJALAH SENTIL SHARING BERSAMA PENULIS

Pada hari Kamis tanggal 8 Juni 2017 yang lalu, kampus tercinta kita, Universitas Katolik Widya Karya, kedatangan seorang penulis buku berbakat yang menjadi inspirator bagi penulis-penulis muda, Bu Yuli Nugraheni. Beliau datang berkat undangan dari Rektor Universitas Katolik Widya Karya, beliau hadir bersama bersama dua orang yang ahli di bidang meditasi. Acara ini dibuka oleh Rm. Albertus Herwanta, O.Carm., M.A selaku rektor Universitas Katolik Widya Karya, dihadiri oleh Rm. Eko Putranto O.Carm., S.Pd selaku wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Bapak Ignatius Arga Nuswantoro,S.H., M.H. selaku staff bidang Kemahasiswaan, dan seluruh redaktur majalah SENTIL UKWK yang lama dan yang baru.

Acara dilaksanakaan di ruang rapat dosen di ruang 2.11, pukul 14.30 dan selesai pukul 17.10. Diawali dengan sharing pengalaman oleh Bu Yuli yang juga merupakan penggerak kelompok penulis kampung jerami, memiliki banyak pengalaman di bidang tulis-menulis, baik berita, cerpen, maupun novel. Kemudian di lanjutkan dengan diskusi dan tanya-jawab. Disela-sela acara juga dilakukan pelatihan mediasi singkat. Selesai mediasi, acara dilanjutkan kembali dengan diskusi bersama. Acara ditutup dengan penyerahan cindera mata dan foto bersama.

 

Mendalami Profesionalisme Dalam Berkarier Bersama International Director of John Robert Powers

  Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (PPKK) Universitas Katolik Widya Karya menyelenggarakan seminar penutupan rangkaian Program Klinik Kerja Interview Simulation  6 Mei yang lalu dengan tema Profesionalisme dalam Berkarir. Seminar tersebut menghadirkan narasumber yang sangat kredibel dari John Robert Powers.  Ibu Indayati Oetomo yang merupakan International Director of John Robert Powers Indonesia memberikan berbagai mecam tips dan trik hingga masukan bagi setiap peserta seminar yang hadir mengenai langkah-langkah dan cara untuk mencapai sikap professional dalam bekerja.

   Acara seminar in didahului dengan pemberian sertifikat secara simbolis kepada perwakilan peserta Interview Simulation yang diserahkan secara langusng oleh Rm. Albertus Herwanta O.Carm selaku Rektor , Rm. Eko Putranto O.Carm selaku Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan perwakilan dosen yang bertugas sebagai interviewer. Seminar yang dimoderatori oleh Dr. Agustinus Indradi  ini berlangsung sangat menarik karena banyaknya tips praktis dan fakta menarik seputar dunia kerja dan proses meniti karir yang di paparkan oleh Ibu Indayati Oetomo.

   Berdasarkan sumbang saran dari para mahasiswa peserta program klinik kerja interview simulation, mereka merasakan bahwa pembekalan seperti ini merupakan hal yang sangat bermanfaat dan harus diadakan lagi di lain kesempatan. Beberapa Dosen bahkan menyatakan ketertarikannya untuk mendukung secara penuh acara serupa dikemudian hari. Gayung bersambut dengan hal tersebut Rektor Universitas Katolik widya Karya menyatakan bahwa mulai di tahun ini maka pembekalan bagi mahasiswa tingkat akhir yang dekat dengan proses pencarian kerja sebelum lulus akan diberikan rangkaian pembekalan bukan hanya satu kali sebelum wisuda, melainkan selama satu semester. Sampai Jumpa di Program Klinik kerja berikutnya!

(I.R.A.N)

BAKTI SOSIAL 2017 BADAN MAHASISWA UNIVERSITAS

   Badan Mahasiswa Universitas kembali mengadakan Bakti Sosial di Tahun 2017 ini sebagai rangkaian Program Kerja Tahunan. Melibatkan seluruh mahasiswa lintas fakultas yang berjumlah kurang lebih 23 panitia. Bakti sosial yang diadakan tanggal 29 – 30 April 2017 yang lalu, mengambil tema “Bersama Untuk Melayani”,  dengan dua format acara utama yaitu penyuluhan tentang ciri khas Universitas Katolik Widya Karya dan pengobatan murah. Kegiatan yang diawali dengan penyuluhan kaum muda ini mendapat antusiasme dari para peserta yang cukup baik. Para pemuda mulai dari lapisan anak SMA hingga OMK turut berpartisipasi aktif dalam penyuluhan yang disajikan oleh panitia yang berasal dari masing masing fakultas. Salah satu tujuan utama dari acara bakti sosial kali ini adalah menumbuhkan semangat solidaritas dari para mahasiswa Universitas Katolik Widya Karya dengan lingkungan yang ada di luar kampus widya karya.

   Baksos yang di selenggarakan di Desa Pujiharjo ini dapat terlaksana dengan didahului penggalangan dana yang telah dilakukan oleh rekan rekan panitia mulai dari mencari dana dengan menghibur (musik) para umat yang pulang dari gereja, menjual makanan dan minuman dikampus, mengajukan proposal kepada beberapa gereja, membuka  posko penggalangan dana langsung, hingga menjual baju impor. Acara bakti sosial ini terlaksana sesuai dengan rundown, hal ini karena komitmen para dokter yang hadir sangat on time.

   Ketua pelaksana, Jujun dari Fakultas Pertanian angkatan 2015 menuturkan  “mengapa memilih konsep pengobatan murah, karena pengobatannya tidak gratis, namun kami juga tidak sedikitpun menentukan berapa biayanya, pasien diberikan kesempatan secara sukarela memberikan semampu para pasien sendiri, sehingga pasien juga merasa bertanggung jawab atas kesehatannya namun sekaligus tidak merasa terbebani” . Pada umumnya orang tua yang datang mengeluhkan dan mengobatkan penyakit darah  tinggi dan asam urat, sedangkan anak anak umumnya terkena batuk, pilek, demam.  Baksos ini  juga terlaksana berkat bantuan dari Persatuan Dokter Katholik Indonesia (Perdakhi) yang diwakili oleh dr Elisabeth Heidy dan dr Nico dari RKZ, Ikatan dokter Indonesia kota malang (IDI) yang diwakili  dr Aldrian dan dr. Dita dari RSUD kota Malang serta dr. Inggrid dari Panti Nirmala. Baksos ini juga terbantu dengan kehadiran 8 orang perawat dari RKZ, dan ikatan apoteker mahasiswa malang 8 orang dan Apotek Arjasa kota malang yang mensupply obat-obatan.

   “Kami bakti sosial tapi rasa live in, karena kita diberikan kesempatan untuk tinggal bersama warga Pujiharjo sekaligus kami diperkenankan untuk memberi makan ternak dan memanen pisang dan bonus jalan-jalan dengan pak lurah ke pantai” ungkap Jujun. Pihak Pujiharjo juga berharap agar jalinan yang sudah ada tetap berlanjut dengan berbagai acara yang lain, sehingga tali silahturahmi tidak terputus. Baksos kali ini memang berbeda dengan baksos sebelumnya, jika sebelumnya diadakan disebuah pesantren maka kali ini ruang lingkupnya lebih besar, yaitu satu Desa Pujiharjo. Seluruh panitia berharap semoga bakti sosial berikutnya tidak terhenti dengan konsep pengobatan murah, tetapi dengan mengembangkan konsep-konsep terbaru terlebih lagi merawat jaringan (channel) yang telah ada.

(I.R.A.N)

TEKNIK SIPIL MERAIH JUARA 1 DALAM LOMBA DESAIN RUMAH TINGGAL DUA LANTAI

   Mahasiswa Teknik Sipil beraksi dan menorehkan prestasi di kancah regional Jawa Timur, Sabtu, 8 April 2017.  Silvianus Regiantoro, Filipus Hendra Subagia, Agatha Putri Rosalia meraih Juara 1 dalam Lomba Desain Rumah Tinggal 2 Lantai dengan Konsep Green Construction yang diadakan oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Seluruh Indonesia (FKMTSI). Lomba yang diadakan di Universitas Widya Gama Malang ini sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun FKMTSI.

   3 Mahasiswa Fakultas Teknik Sipil ini mengajukan sebuah konsep Rumah Ramah Lingkungan (Griya Asri). Rumah yang didesain secara khusus untuk mengoptimalkan pengolahan limbah air agar limbah tersebut dapat terbebas dari zat kimia dan dapat digunakan kembali. Limbah air yang dimaksud tidak langsung di buang ke saluran drainase kota tetapi diolah dulu melalui bangunan berkonsep Construction Wet Land sehingga dapat digunakan kembali untuk kebutuhan rumah tersebut misalnya untuk menyiram tanaman, flushing toilet, air kolam ikan dll.

   “Target kami waktu maju berangkat cuman masuk 3 besar” tutur Regi selaku ketua tim. Namun nampaknya para juri melihat potensi yang lebih dari sekedar 3 besar. Bagi mereka pengalaman baru ini sangat berkesan, terlebih karena banyaknya masukan dan ilmu baru yang mereka dapat. “Dalam jangka waktu terdekat kami akan mengikuti KJI (Kompetisi Jembatan Indonesia)” tambah Regi. Para mahasiswa teknik sipil ini memiliki motivasi kuat untuk mengharumkan nama Universitas Katolik Widya Karya melalui berbagai prestasi lainnya. Mereka berpesan bagi seluruh rekan rekan mahasiswa UKWK agar menghindari rasa minder dan kecil, kita harus menunjukkan bahwa kita mahasiswa Widya Karya juga bisa berprestasi di banyak bidang, kita memiliki kesempatan yang sama. Akhir kata mereka mengajak seluruh mahasiswa untuk lebih berani untuk tampil di luar kampus dan bukan hanya di dalam widya karya. Salam Prestasi!

(I.R.A.N)

Interview Simulation PPKK Universitas Katolik Widya Karya

   Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Katolik Widya Karya meluncurkan sebuah program baru berjudul Program Klinik Kerja Interview Simulation. Rangkaian Proklikeris ini diselenggarakan pada hari Jumat, 21 April di Aula St Thomas Aquino melalui 3 tahapan simulasi wawancara kerja (interview simulation). 3 tahapan terebut terdiri dari wawancara awal, wawancara lanjutan (user) dan wawancara akhir. Seminar yang didakan PPKK ini bertujuan untuk membekali para mahasiswa khususnya semester 6 dan 8 agar lebih siap menghadapi salah satu proses nyata yang harus dihadapi dalam dunia kerja, yaitu wawancara kerja (interview). Interview Simulation ini merupakan program unggulan yang akan direncanakan sebagai sebuah rangkaian yang ada di setiap tahunnya sebagai bentuk pengabdian dan keseriusan Universitas Katolik Widya Karya dalam memberikan pelayanan prima untuk  mempersiapkan lulusannya memasuki dunia kerja.

   Proses yang berlangsung kurang lebih 3 jam ini memberikan banyak masukan bagi para peserta simulasi untuk memproyeksikan perkiraan suasana (atmosfer) wawancara, pertanyaan yang akan muncul saat wawancara, jenis wawancara yang akan dihadapi, hingga nantinya peserta dapat mengetahui (mengevaluasi) hal apa apa saja yang harus dikembangkan untuk proses wawancara yang nyata.

   PPKK Universitas Katolik Widya Karya kedepan akan terus mengembangkan program-program terbaik untuk menunjang calon lulusan agar lebih siap lagi menghadapi pasar yang lebih besar dalam dunia kerja. Harapannya setiap calon lulusan mendapatkan bekal yang cukup dalam proses pencarian kerja dan lebih jauh agar tidak lama setelah mereka lulus mereka sudah mendapatkan pekerjaan yang diidamkan. Selamat berkarya PPKK!

(I.R.A.N)

Mempersiapkan Mental Diri Memasuki Dunia Kerja

   Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Katolik Widya Karya Malang membuka rangkaian Program Klinik Kerja dengan mengadakan Seminar “Mempersiapkan Mental Diri Memasuki Dunia Kerja” yang berlangsung pada Sabtu, 8 April 2017 di Aula St. Thomas Aquino Unika Widya Karya dengan menghadirkan pembicara yaitu Bapak Yosef Argo Trilaksono selaku Regional Manager Wilayah Indonesia Timur PT. Marga Nusantara Jaya Konimex Group.

   Acara yang dibuka oleh Rm. Albertus Herwanta O.Carm, MA selaku Rektor Universitas Katolik Widya Karya Malang ini mendapatkan respon dan antusias yang baik dari warga Universitas Katolik Widya Karya Malang terutama mahasiswa Semester 8 dan Semester 6 Universitas Katolik Widya Karya Malang yang memang akan segera lulus dan akan menghadapi dunia kerja.

   Seminar ini sangat menarik karena memberikan pemahaman yang langsung mengenai kondisi yang harus dipersiapkan oleh pencari kerja dalam dunia kerja saat ini secara real, tertutama dalam mempersiapkan mental diri agar pencari kerja memiliki kualitas diri yang baik yang diharapkan oleh berbagai perusahaan. Acara semakin menarik dengan adanya game dan kuis yang mengasah kreatifitas peserta, karena selain dituntut memiliki semangat fighting spirit yang tinggi, karakter yang mendukung untuk berkembang, fleksibilitas, knowledge & Intuition dan networking, sebagai pencari kerja juga diharapkan harus kreatif, dengan berani berbeda merupakan langkah alternatif untuk mencapai peningkatan kualitas sehingga mampu unggul dalam berkompetisi.

   Pesan yang menarik juga disampaikan oleh Bapak Yosef Argo Trilaksono : “If you take the same action everyday, You will always get the same result” and “If you want different results, you must get different action.”  (NDJ)

klik tautan dibawah untuk melihat video presentasi

Video Presentasi

Rekoleksi Mahasiswa Katolik UKWK 2017 (Semangat Baru dalam sebuah Karya Nyata)

   Minggu, 2 April 2017, sebuah momen yang begitu menyemangati dan bersejarah bagi Universitas Katolik Widya Karya. Rekoleksi Mahasiswa Katolik se- Universitas Widya Karya 2017 menjadi bukti komitmen Widya Karya sebagai satu satunya Universitas Katolik di Kota Malang untuk mengembangkan tidak hanya ilmu pengetahuan bagi karya nyata tetapi juga kedalaman iman dalam sebuah proses yang nyata. Dihadiri tidak kurang dari 200 Mahasiswa acara rekoleksi mahasiswa katolik ini berlangsung dengan lancar. Buah-buah semangat pertumbuhan ke arah yang lebih baik dan baik lagi hasil rekoleksi tertuang dalam proses dinamika kelompok.

   Acara Rekoleksi Mahasiswa Katolik 2017 yang diadakan di Aula SMAK Albertus (DEMPO) ini dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Katolik Widya Karya, Rm. Albertus Herwanta, O.Carm., M.A. Acara yang penuh semangat ini diawali dengan sesi kewidyakaryaan yang dibawakan oleh Wakil Rektor III, Rm. Eko Putranto,O.Carm. Sesi kewidyakaryaan ini memandu para peserta mahasiswa untuk menggali 2 hal, keprihatinan dan kebahagiaan sebagai keluarga besar Universitas Katolik widya Karya. Peserta begitu antusias memberikan sumbang kritik saran demi kemajuan Widya Karya tercinta.

   Rekoleksi Mahasiswa Katolik yang mengambil tema Membangun Soliditas dan Solidaritas ini tidak lain merupakan rekoleksi pertama yang mempertemukan secara keseluruhan mahasiswa katolik dari seluruh angkatan aktif untuk berjumpa dan berproses bersama. Sesi kedua yang terkait dengan Hospitalitas untuk Membangun Soliditas dan Solidaritas dibawakan oleh Rm. Hudiono, Pr. Keceriaan yang dibawakan oleh Rm. Hudi memberikan kesan yang mendalam dalam memaknai solidaritas. Acara rekoleksi ini ditutup dengan perayaan misa bersama yang dipimpin langsung oleh Rm. Albertus Herwanta O.Carm. Dalam kotbah beliau, menantang keseluruhan peserta yang hadir untuk berani berkembang dan memajukan widya karya melalui semangat yang sama menjadikan Universitas Katolik Widya Karya sebagai Universitas Katolik yang berkualitas. Peserta tanpa ragu menyatakan siap!

(I.R.A.N)