Kreatif Dengan Modal Tempe

BMF Pertanian atau Badan Mahasiswa Fakultas pertanian kembali mengadakan program tahunan fakultas pertanian yaitu lomba diversifikasi pangan pada hari sabtu, 16 februari 2019 kemarin. Lomba diversifikasi pangan tahun 2019 ini mengusung tema tentang tempe.

Lomba ini diikuti oleh 14 tim yang beranggotakan 3 orang dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) sekota Malang. Menurut Maria Melita selaku ketua pelaksana lomba diversifikasi pangan, tema tempe diambil karena Universitas Katolik Widya Karya Malang khususnya Fakultas Pertanian ingin mengangkat nilai jual tempe dan pengolahan tempe yang lebih modern. Seperti yang kita ketahui, saat ini Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia.

Tempe sendiri merupakan salah satu makanan yang digemari oleh semua kalangan masyarakat di Indonesia. Namun, pemahaman masyarakat Indonesia dalam mengolah tempe sangatlah kurang. Olahan tempe yang dikenal masyarakat Indonesia hanya sebatas tempe yang digoreng atau dibumbui, serta dalam bentuk keripik saja. Maka dari itu, BMF Pertanian mengadakan program perlombaan bagi siswa/siswi SMA sekota Malang yang bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui berbagai macam ide dan kreativitas siswa/siswi dalam bidang pengolahan makanan berbahan dasar tempe. Selain itu, program ini juga dimanfaatkan oleh BMF Pertanian sebagai ajang promosi Fakultas Pertanian yang ada di Universitas Katolik Widya Karya Malang.