Tim PKM mengimplementasikan, irigasi tetes untuk optimalisasi pemanfaatan air dalam pertanian perkotaan berkelanjutan. Bermitra dengan ibu-ibu PKK RT 01, RW 04, Karanglo Indah, Kota Malang, implementasi teknologinya berupa pembuatan prototipe irigasi tetes. Menggunakan tandon air, filter, selang drip untuk penyiraman sayuran di lima bedengan.
Implementasi teknologi irigasi tetes itu diketuai Dosen Prodi Teknik Sipil Sunik. Anggota dosen yang membantu dari Prodi Agribisnis dan Akuntansi adalah Sari Perwita Rahmanti Ignatia, Maria Puri Nurani, dan Lis Lestari Sukartiningsih. Koordinator lapangan Yudha Purwoko, Sendy Tantono dan Catharina P.

”Program ini juga memberdayakan perempuan dalam sektor pertanian perkotaan sehingga berkontribusi pada kesetaraan gender,” ungkap Sunik. Teknik irigasi tetes yang hemat air mengoptimalkan penggunaan lahan terbatas untuk pertanian produktif. Mendukung konsep urban farming.
”Program BIMTEK yang fokus pada pengenalan dan penerapan teknik irigasi tetes sejalan dengan Asta Cita,” ujar Sunik. Bertujuan mencapai kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi hijau.
PKM ini juga melibatkan mahasiswa Teknik Sipil UKWK, Marianus Yohanes, Servasius Diki, Kleofas Copertino, Egi Derius, Jon Erikson dan Candra Eky. Kegiatan PKM mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi. Mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus. (gp)
Editor: A. Nugroho
Sumber: Radar Malang

