Pada tahun 2025, Unika Widya Karya berhasil memenangi hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia. Berkolaborasi dengan Soegijapranata Catholic University Semarang, PKM kali ini bermitra dengan Pembatik Disabilitas Bhakti Luhur (PDBL) di bawah pimpinan Sr. Helena Muda, ALMA. Topik yang dipilih adalah Pemberdayaan Pembatik Tulis Disabilitas Bhakti Luhur di Bidang Hak Cipta dan Literasi Lingkungan.
Tujuan PKM ini adalah menyebarluaskan produk PDBL melalui luaran PKM. Luaran pertama berupa katalog dwibahasa (bilingual catalog) dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang telah dicatatkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dan memperoleh sertifikat Pencatatan Ciptaan. Katalog ini berisi semua produk batik tulis, selendang, kaos, bahan, harga, dan ukuran, disertai nama dan narasi yang puitis dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Katalog ini disediakan di sanggar dan akan berguna saat PDBL menerima kunjungan turis asing dan ingin memesan sesuai dengan desain yang tersedia di katalog.
Luaran berikutnya adalah lilin aromaterapi yang dihasilkan dari mengolah dan memanfaatkan kembali (re-use) limbah batik. Sebelum PKM, kelompok ini membuang limbah di selokan, di tanah kosong, atau di sungai. Hal ini berpotensi merusak lingkungan. Pengabdi menggugah kesadaran PDBL melalui “ngobrol” dan memberi penyuluhan serta pendampingan dalam memanfaatkan limbah batik menjadi lilin aromaterapi. Hasilnya, PDBL telah mampu secara mandiri membuat lilin aromaterapi dan dijual kepada keluarga anggota PDBL maupun masyarakat yang membutuhkan.

