Kabar UKWK

BINTANG DI PENCAK SILAT TAPAK SUCI WORLD CHAMPIONSHIP 2

Bintang Artha Nadeak   

Bintang Artha Nadeak, biasa dipanggil Artha, mahasiswi semester 6 Fakultas Hukum Unika Widya Karya, lagi-lagi menorehkan prestasi. Setelah meraih prestasi sebagai juara 2 pada PORPROV IX Jatim 2025 pada cabang olahraga Kurash pada tanggal 25–28 Juni 2025, kini ia meningkatkan prestasinya di tingkat dunia,  yakni pada Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci World Championship 2, yang merupakan ajang kompetisi tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Kejuaraan ini berlangsung pada tanggal 31 Juli hingga 3 Agustus 2025 dan bertempat di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.

Bersama Peraih Juara World Championship Pencak Silat Tapak Suci World Championship 2


Kompetisi ini mempertemukan para pendekar Tapak Suci dari berbagai daerah dan negara untuk bertanding dalam berbagai kategori dan kelas. Salah satu cabang yang dipertandingkan adalah Tanding Bebas Beregu Putri Tingkat Dewasa. Bersama Vania Camila dari Gresik, Juliana Stasya dari Kediri, Diala Ramli dari Kediri, dan Sabrina dari Sidoarjo , mahasiswI asal Paroki Jajag – Banyuwangi ini mengikuti Tanding Bebas Beregu Putri Tingkat Dewasa dan berhasil meraih Juara II (dua).

Kegemaran olah raga silat sejak kecil mempertajam jiwa sportif dan hal itu amat diperlukan dalam kehidupan berhukum. Oleh karena itu, Artha memilih untuk menempuh pendidikan di Fakultas Hukum karena percaya bahwa hukum adalah fondasi penting dalam menciptakan keadilan, ketertiban, dan perlindungan hak setiap warga negara. Sejak lama mahasiswa ini  tertarik pada isu-isu keadilan dan peran hukum dalam kehidupan masyarakat, dan ia  ingin menjadi bagian dari generasi muda yang paham hukum, berpikir kritis, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menyuarakan keadilan, baik melalui jalur akademik, advokasi, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Artha menerima medali penghargaan

Dengan mempercayakan pendidikan tingginya di Fakultas Hukum Unika Widya Karya, ia berharap  bisa membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan yang kuat untuk kelak menjadi pribadi yang berintegritas, profesional, dan mampu memperjuangkan kebenaran dalam berbagai bidang, baik sebagai praktisi hukum, akademisi, maupun pejuang keadilan sosial.

Selamat, Artha!RDI