Kabar UKWK

Awal Bulan Rosario dan Seruan Pertobatan di Unika Widya Karya Malang

Menyambut Jumat pertama di bulan Oktober 2025, Universitas Katolik (Unika) Widya Karya Malang menggelar perayaan Ekaristi di Aula Santo Thomas Aquino yang juga menandai dimulainya Bulan Rosario. Misa yang berlangsung penuh hikmat ini dipimpin langsung oleh Romo Andri Wibowo, S.T., S.S., M.Hum., M.T., dan dihadiri secara antusias oleh segenap keluarga besar kampus, mulai dari karyawan yayasan dan universitas hingga para mahasiswa.

Suasana hening dan reflektif terasa sepanjang perayaan, menjadi momen penuh makna bagi seluruh umat untuk berefleksi di awal bulan yang secara khusus dikuduskan untuk menghormati Bunda Maria.

Kotbah Penuh Makna: Dari Pertobatan hingga Indulgensi

Dalam homilinya yang mendalam, Romo Andri Wibowo mengetengahkan tema sentral tentang pentingnya pertobatan. Beliau menekankan bahwa langkah pertama menuju pertobatan sejati adalah melalui pengakuan diri akan dosa. “Kesadaran untuk mengakui kelemahan dan kesalahan kita di hadapan Tuhan adalah pintu gerbang menuju pembaruan hidup,” ujarnya di hadapan jemaat.

Romo Andri kemudian melanjutkan dengan memberikan pencerahan mengenai perjalanan sakramental umat Kristiani. Beliau mengingatkan tiga sakramen yang menjadi fondasi iman, terutama dalam konteks perjalanan hidup manusia: Pertama, Sakramen Pertobatan (Rekonsiliasi): Sebagai sarana pengampunan dan rekonsiliasi dengan Tuhan dan sesama. Kedua, Sakramen Pengurapan Orang Sakit: Sakramen yang memberikan kekuatan, kedamaian, dan keberanian bagi mereka yang menghadapi tantangan sakit parah atau usia lanjut. Ketiga, Sakramen Ekaristi: Sumber dan puncak kehidupan Kristiani, sebagai santapan rohani yang menyatukan umat dengan Kristus.

Lebih lanjut, Romo Andri menyoroti sebuah konsep yang mungkin kurang familiar namun sangat penting, yaitu Indulgensi. Beliau menjelaskan bahwa Indulgensi, yang merupakan penghapusan hukuman sementara akibat dosa yang sudah diampuni, adalah suatu karunia dari Gereja yang menunjukkan kerahiman Allah. “Melalui tindakan-tindakan iman dan kasih yang disyaratkan, kita diajak untuk tidak hanya membersihkan diri sendiri tetapi juga ikut serta dalam persekutuan para kudus, saling mendoakan dan menguatkan,” jelasnya.

Kegiatan Misa Jumat Pertama ini tidak hanya menjadi rutinitas spiritual, tetapi juga wujud nyata dari pembinaan rohani bagi seluruh sivitas akademika Unika Widya Karya Malang. Kehadiran bersama dari dosen, karyawan, dan mahasiswa dalam satu perayaan Ekaristi memperkuat ikatan sebagai satu komunitas yang beriman.

Diharapkan, semangat pertobatan dan pemahaman akan sakramen-sakramen yang disampaikan dalam misa ini dapat menjadi bekal berharga bagi seluruh keluarga besar Unika Widya Karya Malang untuk menjalani aktivitas di dunia pendidikan dengan landasan iman dan nilai-nilai Kristiani yang kokoh.

Dengan ditutupnya misa, seluruh umat diajak untuk menjalani Bulan Rosario dengan penuh semangat, merenungkan misteri cahaya, kesedihan, sukacita, dan kemuliaan Yesus melalui bimbingan Bunda Maria.

#SDM