Dosen Program Studi Sistem Informasi berhasil mendapatkan dana hibah Kemdiktisaintek tahun 2025 dengan judul “Transformasi Digital Marketing: Penerapan Customer Journey dan Funnel Analysis pada UMKM Produk Kulit di Kota Malang”.
Penelitian yang diusung oleh FX. Agung Perkasa Jampur.,S.Kom,M.M, dan Vinno Christmantara.,S.Kom.,M.Kom bekerjasama dengan Bernadeta Wahyu Astri P.,S.Pd.,MM dari prodi Manajemen sebagai tim peneliti, berfokus pada upaya memperkuat transformasi digital marketing UMKM produk kulit di Kota Malang melalui pendekatan Customer Journey Mapping (CJM) dan Marketing Funnel Analysis. UMKM mitra yang menjadi obyek penelitian adalah Arta Louwee didirikan oleh April Soeharto, dengan produk unggulan sepatu kulit handmade yang telah merambah pasar internasional. Selama ini UMKM Arta Louwee mengandalkan Instagram dan WhatsApp sebagai kanal utama interaksi dengan pelanggan, namun menghadapi tantangan berupa rendahnya jangkauan konten serta ketidakefektifan proses komunikasi dalam mendorong keputusan pembelian. Melalui analisis data percakapan pelanggan, insight media sosial, serta wawancara langsung, penelitian ini memetakan pola perilaku pelanggan dari tahap awal mengetahui brand hingga tahap melakukan pembelian dan pembelian ulang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelanggan UMKM justru melewati jalur funnel yang tidak umum, yakni banyak yang langsung masuk ke tahap pembelian atau bahkan loyalitas karena hubungan personal yang kuat dengan owner. Di sisi lain, tahap awareness dan consideration masih lemah, ditandai dengan rendahnya interaksi di Instagram dan tingginya angka pelanggan yang berhenti setelah bertanya harga. Analisis CJM juga mengungkap sejumlah pain point penting, seperti ketidaksesuaian ukuran produk, revisi berulang, keterbatasan katalog, serta lambatnya respon admin. Temuan ini memberikan pemahaman menyeluruh bahwa proses pemasaran digital UMKM perlu diperbaiki tidak hanya pada sisi konten, tetapi juga kualitas komunikasi dan kelengkapan informasi yang disampaikan kepada calon pelanggan.
Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan strategi digital marketing berbasis data yang dapat langsung diimplementasikan oleh UMKM ArtaLouwee, seperti optimalisasi konten Instagram untuk meningkatkan awareness, penyediaan katalog digital dan FAQ untuk mengurangi pertanyaan berulang, penguatan kemampuan komunikasi admin, dan model hybrid admin–owner untuk meningkatkan tingkat konversi. Riset ini menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan analitis dapat membantu UMKM merancang strategi digital yang lebih tepat sasaran, memperkuat pengalaman pelanggan, dan meningkatkan keberlanjutan bisnis di era digital.




