Kabar UKWK

Ibu Santi Djiwandono sebagai Dosen Tamu di MK Public Speaking

            Jumat, 23 Mei 2025 pukul 10.00-12.00 menjadi luar biasa bagi mahasiswa Prodi Manajemen, Unika Widya Karya, semester 6.  Pada hari-hari biasanya ada Mata Kuliah Public Speaking yang diampu oleh Dr. Agustinus Indradi, M.Pd. Namun, pada Jumat itu kelas menjadi luar biasa karena hadir seorang dosen tamu, seorang konsultan komunikasi, yakni Ibu Santi Djiwandono.

            Pada kesempatan tersebut, Ibu Santi meminta mahasiswa untuk tampil di depan kawan-kawan mereka  berbicara mengenai rencana mereka setelah lulus mau jadi apa dan apa alasannya. Ibu Santi memberikan pola CAR, artinya pembicaraan diawali dengan C-oncept, dilanjutkan A-ction, dan diakhiri dengan R-esolution. Setelah setiap mahasiswa tampil, Ibu Santi meminta kawan-kawan mereka memberi tanggapan, baik kelebihan atau kekurangannya. Setelah itu baru Ibu Santi menyampaikan masukan-masukannya.

            “Walaupun jam terbang saya sudah di atas 10.000 jam, namun ketika mau tampil saya selalu melakukan persiapan. Bahkan, untuk materi yang pernah saya sampaikan sebelumnya. Apalagi untuk materi yang baru. Jadi, persiapan adalah hal yang sangat penting dalam public speaking,” begitu kata Ibu Santi ketika memberi komentar pada mahasiswa yang saat berbicara kurang lancar.

            “Kami sungguh merasa bersyukur sebab bisa mendapat banyak pencerahan dan masukan yang konstruktif dari Ibu Santi. Kiranya Ibu Santi senantiasa dikaruniai kesehatan jasmani dan rohani yang baik. Untuk teman-teman, mari kita terapkan apa yang telah kita peroleh hari ini agar kemampuan komunikasi kita bisa lebih baik lagi,” begitu kata Nicholas Chander dalam kesan/pesannya yang mewakili kawan-kawannya.

            Bapak Agus selaku dosen pengampu MK Public Speaking yang telah mengundang Ibu Santi untuk ikut memberi warna yang positif tentu juga menyampaikan ucapan terima kasih. Kemudian Pak Agus juga meminta mahasiswa untuk memberikan tepuk tangan yang paling meriah apabila pada pertemuan itu mendapat banyak pencerahan. Tal ayal, ruang menjadi gegap gempita oleh tepuk tangan yang ekspresif dari para mahasiswa.

(AInd.)