Kabar UKWK

Unika Widya Karya Malang Sambut Era Web3 Lewat Seminar “Sui Goes to UKWK Malang”


Suasana Aula Thomas Aquinas Universitas Katolik Widya Karya (UKWK) Malang pada Rabu pagi tampak berbeda dari biasanya. Ratusan mahasiswa dari berbagai program studi serta peserta dari luar kampus, termasuk mahasiswa dari kampus lain dan sejumlah komunitas teknologi dan edukasi di Malang Raya memadati ruangan dengan penuh semangat untuk mengikuti seminar bertajuk “Sui Goes to UKWK Malang”.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Sui, salah satu platform blockchain global, ke berbagai kampus di Indonesia untuk mengenalkan teknologi Web3 kepada generasi muda. Kegiatan di Unika Widya Karya Malang ini menghadirkan dua narasumber istimewa: Eko Subagyo, SE, Brand Ambassador Sui Indonesia, serta Bambang Irawan Assalam, Founder & Owner dari Assalam Properti Bangun Nusantara (APBN) dan Assalam Edukasi (ASE).

Seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Unika Widya Karya, Prof. Dr. Ir. Kukuk Yudiono, M.S. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dan harapan besar terhadap penguatan kompetensi mahasiswa melalui pertemuan ini.

“Kami sangat berharap kehadiran para narasumber hari ini dapat melengkapi wawasan dan keterampilan mahasiswa dalam menyongsong dunia digital dan ekonomi berbasis teknologi. Semoga ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara UKWK dan pihak-pihak strategis seperti Sui dan APBN,” ujar Prof. Kukuk.

Sesi pertama diisi oleh Bambang Irawan Assalam, yang membawa perspektif praktis dari dunia properti dan pendidikan. Ia membagikan pengalaman sukses membangun APBN dan ASE dengan pendekatan berbasis nilai dan teknologi, termasuk potensi integrasi blockchain dalam manajemen aset.

“Kunci keberhasilan bisnis di era ini adalah kecepatan beradaptasi dan kemampuan kolaborasi lintas bidang. Mahasiswa Unika Widya Karya punya potensi besar untuk itu,” ungkap Bambang.

Dalam sesi kedua, Eko Subagyo memaparkan secara inspiratif tentang peran teknologi blockchain dalam menciptakan sistem yang lebih transparan, efisien, dan inklusif. Ia juga menjelaskan bagaimana Sui sebagai platform Web3 mendukung pengembangan aplikasi terdesentralisasi dengan keunggulan kecepatan dan skalabilitas.

“Web3 bukan hanya tentang teknologi, tapi tentang membangun masa depan yang lebih adil dan terbuka. Mahasiswa perlu mengambil peran aktif sejak dini,” jelas Eko Subagyo, sembari menunjukkan demo live dari teknologi Sui.

Seminar ini berlangsung hingga pukul 13.00 WIB dan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif serta pembagian doorprize menarik. Banyak peserta merasa terinspirasi dan menyatakan harapan agar kegiatan serupa terus diadakan.

Acara ini membuktikan bahwa Unika Widya Karya Malang tidak hanya siap menghadapi perubahan zaman, tapi juga aktif menjadi bagian dari transformasi digital global. Kehadiran Sui Indonesia di kampus menjadi bukti nyata bahwa masa depan teknologi ada di tangan generasi muda Indonesia.

(SDM)